Tujuh tewas akibat kecelakaan di Bojonegoro

Tujuh tewas akibat kecelakaan di Bojonegoro

ilustrasi Sejumlah anggota Satlantas Polrestabes Surabaya mendampingi tim ahli dari perusahaan mobil Lamborghini mengamati barang bukti mobil yang terlibat kecelakaan di Kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (4/12/2015). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Bojonegoro (ANTARA News) - Tujuh orang tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas antara dua mobil yakni Elf dan Honda Mobilio di Jalan Raya Desa Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Kalitidu, Bojonegoro, AKP Dumas Barutu, Minggu, menjelaskan kecelakaan antara Elf dengan Honda Mobilio itu menyebabkan enam korban tewas di lokasi kejadian yang semuanya penumpang Elf.

"Lokasi kecelakaan di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, Jawa Tengah, di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Ada enam korban yang semuanya penumpang Elf yang meninggal di lokasi kejadian, lalu kami kirimkan ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo," jelas dia.

Data di RSUD Sosodoro Djatikosoemo, korban, yang meninggal dunia yaitu Mahendra (9), warga Desa Tambakromo; Sofii (58); Susmiati; Kuntamah (57); Azizah (15); dan Iryani (1), semuanya penduduk Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Mengenai korban yang menderita luka-luka, katanya, semuanya penumpang elf dengan jumlah 10 orang, langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Wahyu Tutuko milik kepolisian resor (polres) dan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.

Informasi yang diterima, katanya, ada lagi satu korban yang menjalani perawatan di RS Wahyu Tutuko, meninggal dunia.

"Tapi, saya belum tahu namanya. Kemungkinan, korban bisa bertambah, sebab penumpang elf banyak yang menderita luka berat," katanya.

Sesuai hasil identifikasi petugas di lokasi kejadian, menurut dia, kecelakaan itu berawal dari kendaraan Elf dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Toha Mosanyo, warga Cepu, Blora, Jawa Tengah, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur.

Di lokasi kejadian, katanya, kendaraan elf itu oleng yang kemudian menabrak kendaraan Honda Mobilio dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Teguh Catur Catur Aribowo (30), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan.

"Mobil elf itu menabrak bagian samping kendaraan Honda Mobilio, kemudian terbalik beberapa kali di jalan," jelas dia.

Ia memperkirakan kendaraan elf itu melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga mengalami selip, yang kemudian oleng dan menabrak kendaraan Honda Mobilio, yang berpenumpang tujuh orang.

"Tujuh penumpang mobilio semuanya selamat. Jalan di lokasi kejadian selain luas juga bagus, sehingga kendaraan akan cenderung melaju dengan kecepatan tinggi," ucapnya, menambahkan.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar