Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan para penyintas bencana di wilayah Sumatera bisa mengakses layanan telekomunikasi pada masa perpindahan dari tempat pengungsian ke hunian sementara maupun hunian tetap.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto kepada ANTARA pada Minggu menyampaikan bahwa pemerintah sedang memetakan lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana serta ketersediaan layanan telekomunikasinya.

Menurut dia, Kemkomdigi berkoordinasi dengan operator-operator layanan seluler untuk memenuhi kebutuhan layanan telekomunikasi di permukiman-permukiman baru bagi para penyintas bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Koordinasi dengan operator seluler guna mengakomodasi penyediaan layanan telekomunikasi di wilayah permukiman baru tersebut," katanya.

Kemkomdigi juga bekerja sama dengan penyedia layanan telekomunikasi dalam memulihkan infrastruktur digital di daerah-daerah yang terdampak bencana.

Wayan menyatakan bahwa layanan telekomunikasi di daerah-daerah yang terdampak bencana di Pulau Sumatera pada Minggu (22/3) sudah sepenuhnya pulih.

"Layanan telekomunikasi di wilayah terdampak telah pulih sepenuhnya dan telah kembali ke kondisi sebagaimana sebelum terjadinya bencana," katanya.

Baca juga: Jaringan telekomunikasi di Aceh telah 99 persen pulih

Baca juga: Indosat sebut jaringan di daerah bencana Sumatera telah pulih total

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.