Di sini anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa menikmati suasana. Banyak spot menarik untuk foto juga,

Jakarta (ANTARA) - Meski cuaca di Jakarta tak menentu, dengan perubahan antara panas terik dan hujan yang silih berganti, semangat wisatawan untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap tak surut.

Destinasi wisata legendaris di Jakarta Timur itu masih menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghabiskan waktu bersama keluarga pada libur Lebaran 2026.

Terbukti, hingga Selasa (24/3) pukul 11.00 WIB, sebanyak 7.000 pengunjung telah tercatat memasuki kawasan tersebut pada H+4 Lebaran.

Angka itu diperkirakan terus bertambah hingga sore dan malam hari, seiring masih panjangnya masa libur serta beragam atraksi dan kegiatan yang disiapkan untuk menarik minat wisatawan.

Di berbagai sudut TMII, suasana keceriaan sangat terasa. Anak-anak berlarian riang, pasangan muda menikmati kebersamaan, sementara para orang tua dan lansia duduk santai di bawah rindangnya pepohonan, menikmati suasana liburan yang hangat.

Bagi sebagian pengunjung, TMII bukan sekadar destinasi rekreasi. Banyak yang datang membawa cerita dan tujuan yang lebih personal.

Bagi mereka, momen libur Lebaran menjadi kesempatan mempererat ikatan keluarga, sekaligus ruang untuk menghadirkan kembali senyum bagi orang-orang tercinta.

Salah satunya Wisnu (32), warga Surabaya yang datang bersama keluarganya. Ia mengaku, kunjungannya ke Jakarta pada Lebaran tahun ini memiliki makna yang jauh lebih dalam.

Selain mengajak anak-anaknya berlibur, Wisnu ingin menghibur sang ibu yang tengah berduka setelah kehilangan suami tercinta.

Ia bercerita, ayahnya meninggal dunia tepat dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, sebuah kehilangan yang menjadi pukulan berat bagi ibunya.

Karena itu, Wisnu berinisiatif membawa keluarga besarnya ke TMII, berharap suasana baru yang penuh keceriaan dapat sedikit mengurangi kesedihan sang ibu dan membantu memulihkan semangatnya.

Menurutnya, TMII menjadi pilihan yang tepat karena fasilitasnya ramah bagi lansia, termasuk pengguna kursi roda seperti ibunya. Area yang luas, akses yang relatif mudah, serta beragam wahana memungkinkan seluruh anggota keluarga menikmati waktu bersama tanpa kendala berarti.

“Di sini anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa menikmati suasana. Banyak spot menarik untuk foto juga,” tambahnya.

Cerita serupa juga datang dari Fithra Zikri (49), pengunjung asal Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia memilih TMII sebagai destinasi libur Lebaran karena mempertimbangkan kenyamanan bagi ibunya yang juga menggunakan kursi roda.

Bagi Fithra, libur Lebaran bukan sekadar waktu untuk bersantai, melainkan kesempatan menciptakan kenangan berharga bersama keluarga, terutama dengan orang tua yang telah memasuki usia lanjut.

Ia juga menuturkan bahwa istri dan anaknya belum pernah mengunjungi TMII sebelumnya. Karena itu, ia ingin memperkenalkan suasana ibu kota kepada keluarganya., terutama pada momen Lebaran yang menurutnya memiliki nuansa khas dan berbeda.

Baca juga: Warga dari Sumatera Barat hingga Maluku Utara pilih liburan di TMII

Baca juga: Raffi Ahmad lepas 400 pemudik dari TMII, pelepasan diwarnai hiburan

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.