Jakarta (ANTARA) - Sejumlah masyarakat mengaku terbantu dengan berbagai program mudik gratis (mutis) Lebaran 2026 yang diselenggarakan pemerintah maupun instansi lainnya.

Program ini dinilai meringankan beban biaya perjalanan sekaligus mempermudah akses pulang kampung.

Salah satu pemilir, Tini (48), saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Kamis, mengaku merasakan langsung manfaat program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia bersama anaknya mengikuti program tersebut untuk pulang ke Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan keberangkatan dari Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Baca juga: Lonjakan penumpang Whoosh diprediksi kembali terjadi pada 28-29 Maret

Tini menuturkan, selama 33 tahun merantau di Jakarta, ia mengaku baru tiga kali merasakan mudik Lebaran.

“Sangat terbantu. Selama ini jarang mudik, tapi dengan program ini jadi bisa pulang,” ujarnya.

Ia juga bercerita perjalanan arus balik menuju Jakarta memakan waktu sekitar 8 jam dan terpantau cukup padat.

Hal senada disampaikan Tabrani (31), pemilir asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi salah satu fraksi DPR RI.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.