Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 2.144 pemilir yang menggunakan jasa angkutan kapal laut milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Jumat ini.
Para pemilir tersebut terdiri atas 826 orang penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo dan 1.318 orang penumpang KM Bukit Raya yang sandar di pelabuhan pada pukul 08.00 dan 10.00 WIB berdasarkan jadwal resmi PT Pelni.
"Hari ini tiba KM Dobonsolo dengan jumlah penumpang 826 orang, juga KM Bukit Raya dengan jumlah penumpang 1.318 orang," kata Kepala Cabang Pelni Jakarta Antonius Lumban Gaol kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
KM Dobonsolo diberangkatkan dari Makassar pada Selasa (24/3) pukul 19.00 WIB untuk bertolak terlebih dahulu ke Surabaya, baru kemudian tiba di Jakarta pada pagi hari ini.
Adapun KM Bukit Raya sendiri diberangkatkan dari Midai (Kabupaten Kepulauan Natuna) pada Senin (23/3) pukul 21.00 WIB untuk bertolak ke sejumlah pulau lain seperti Natuna, Tarempa (Kabupaten Kepulauan Anambas), Letung, Kijang (Kabupaten Bintan), Belinyu (Kabupaten Bangka), hingga tiba di Jakarta pada pagi hari ini.
Kedua kapal tersebut nantinya juga akan diberangkatkan kembali, di mana KM Bukit Raya diperkirakan akan berangkat kembali pada hari ini pukul 23.59. Sedangkan untuk KM Dobonsolo diberangkatkan pada Sabtu (28/3) esok pukul 02.00 WIB.
"Untuk KM Bukit Raya masih tersedia tiket (untuk keberangkatan nanti malam)," ujar Antonius Lumban Gaol.
Hingga Kamis (26/3), Gaol menyebut Pelni Jakarta mencatat sebanyak 17.295 orang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Adapun jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok adalah sebesar 18.830 orang, di mana kedua jumlah tersebut masih bisa bertambah hingga akhir masa Angkutan Lebaran 2026.
Baca juga: Terminal Kampung Rambutan layani lebih 22 ribu penumpang hingga H+6
Baca juga: 1.665 penumpang tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat siang
Baca juga: Jelang masuk sekolah, ribuan pemilir tiba di Terminal Pulo Gebang
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.