Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 214 pengemudi bus di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) selama periode 14-28 Maret 2026.

Program CKG meliputi sejumlah pemeriksaan dasar, antara lain tekanan darah, gula darah dan skrining penyakit menular/tidak menular, sesuai kelompok usia, dan hanya memerlukan KTP untuk pelaporan data.

"Sejak arus mudik 14 Maret hingga arus balik 28 Maret ini, ada 214 pengemudi bus yang datang ke posko kesehatan terminal untuk melakukan cek kesehatan gratis," kata salah satu dokter bernama Nanda saat ditemui Antara di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi paling banyak ditemukan di posko kesehatan Terminal Pulogebang.

"Selama ini, cukup banyak kasus tekanan darah tinggi di kalangan pemilir. Ketahuannya setelah melakukan skrining," ujar Nanda.

Kendati demikian, kata dia, sejauh ini tidak ada temuan penyakit berat yang mengharuskan rujukan ke rumah sakit.

Dia juga mengatakan persediaan medis di posko kesehatan tersebut masih mencukupi.

Baca juga: Penginapan murah Rp15 ribu di Pulo Gebang laris saat arus mudik

Sementara itu, perawat bernama Sri Haryati mengatakan selain layanan CKG, ada pula pemberian vaksin campak bagi anak-anak.

"Karena kasusnya sedang ramai, kami juga menyediakan vaksinasi campak bagi anak yang belum mendapatkannya," tutur Sri.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan setiap hari, terdapat sekitar sembilan personel yang disiagakan di posko kesehatan tersebut.

"Biasanya, kami bergantian dari puskesmas. Satu tim biasanya terdiri dari dokter, perawat, petugas kesehatan lingkungan, analis, petugas admin dan driver," ungkap Sri.

Di sisi lain, Komandan Regu Operasional Terminal Pulogebang Daryanto mengatakan posko layanan kesehatan di terminal tersebut beroperasi sejak 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

"Berhubung anak sekolah sudah masuk 30 Maret nanti," pungkas Sri.

Baca juga: Jelang masuk sekolah, ribuan pemilir tiba di Terminal Pulo Gebang

Baca juga: Pedagang di Terminal Pulo Gebang raup untung di tengah arus mudik

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.