Beijing (ANTARA) - Pusat Meteorologi Nasional (National Meteorological Center/NMC) China pada Senin (30/3) mengeluarkan peringatan hujan lebat, cuaca konvektif yang parah, dan kabut tebal, seiring badai yang meluas terus berdampak terhadap bagian selatan negara itu.
Menurut prakiraan cuaca, mulai Senin pukul 08.00 hingga Selasa (31/3) pukul 08.00, sebagian area di China barat daya bagian timur, area-area di selatan Sungai Yangtze, dan China selatan akan mengalami cuaca konvektif yang parah, termasuk badai petir dan kemungkinan hujan es.
Di beberapa daerah, khususnya Hunan bagian tenggara di China tengah, Jiangxi bagian selatan di China timur, Guizhou bagian tengah dan timur di China barat daya, serta sebagian wilayah Guangdong di China selatan, tornado dapat terjadi di lokasi-lokasi terisolasi, demikian diperingatkan dalam prakiraan cuaca.
Sejumlah daerah termasuk Guangxi utara dan timur di China selatan, Guangdong utara dan barat, Hunan selatan, Jiangxi selatan, Fujian barat di China timur, Chongqing selatan di China barat daya, serta Guizhou utara akan mengalami hujan sedang hingga lebat. Beberapa lokasi di Guangxi timur laut dan Guangdong barat laut diperkirakan akan diguyur hujan deras.
Selain itu, kabut tebal diperkirakan akan muncul pada Senin pagi waktu setempat. Daerah-daerah yang terdampak meliputi Chongqing selatan, Hunan tengah, Jiangxi utara-tengah, Zhejiang selatan di China timur, Fujian utara-tengah, dan Guangxi utara, dengan jarak pandang di beberapa lokasi turun hingga di bawah 200 meter.
Pihak berwenang dan masyarakat diimbau untuk mengambil tindakan pencegahan sehubungan dengan dampak cuaca ini terhadap transportasi, pertanian, dan aktivitas perkotaan, serta tetap waspada terhadap bencana sekunder seperti banjir bandang, tanah longsor, dan genangan air di lahan pertanian.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.