Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir resmi melantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Erick mengatakan bahwa pelantikan pejabat tinggi di lingkungan Kemenpora ini sekaligus bentuk rotasi guna mentransformasi kementerian yang mampu melayani dan dipandang.

"Hari ini kita bisa melihat bahwa komitmen saya dalam mentransformasi kementerian ini adalah sangat serius seperti janji saya, saya di sini bukan karena saya tapi karena kalian yang mengharapkan kementerian ini bisa naik kelas," kata Menpora Erick dalam keterangan resmi, Rabu.

"Saya tekankan pergeseran rotasi ini bukan sekadar rotasi tetapi ini transformasi serius di mana saya memberi kesempatan bapak ibu untuk bersama-sama melakukan perubahan supaya kementerian ini dihargai dipandang," imbuhnya.

Lewat transformasi ini, Erick berharap pejabat yang mengemban amanah bisa membawa perubahan khususnya di sistem budaya kerja dan integritas.

Saya harap dengan rotasi dan perubahan ini Kemenpora menjadi kementerian yang bisa melayani stakeholders, bukan justru kita semua yang ingin dilayani, bukan yang ingin dilayani dan tentu pelayanan itu ada aturannya," imbuh Menpora Erick lagi.

Profesionalitas dan tolok ukur yang pasti menjadi kunci penting yang Menpora Erick tanamkan kepada seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenpora guna meraih hasil yang terbaik.

"Setiap sen yang kita keluarkan itu milik orang, hasil pajak. Saya juga mengharapkan dengan rotasi ini kita melahirkan tim yang kompak yang saling mendukung satu dengan yang lainnya. Jabatan yang kita emban adalah amanah," pungkas Menpora Erick.

Baca juga: Menpora: Liga 4 ajang talenta daerah ditempa menuju panggung nasional

Baca juga: Malaysia pastikan Perang Teluk tak pengaruhi SEA Games 2027

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.