Penguatan ekosistem ekonomi haji tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik...

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjajaki kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pada aspek transportasi domestik dan logistik jamaah.

Penjajakan ini mengemuka dalam pertemuan yang membahas potensi integrasi layanan perkeretaapian untuk mendukung mobilisasi jamaah antara daerah asal dan embarkasi, sekaligus penguatan sistem logistik haji yang lebih efisien dan terintegrasi.

“Penguatan ekosistem ekonomi haji tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik, agar layanan kepada jamaah semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj Jaenal Effendi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Kemenhaj-Garuda Indonesia teken kerja sama transportasi haji reguler

Dalam pertemuan tersebut KAI menawarkan skema transportasi berbasis kereta api untuk mengangkut jamaah dengan lebih tertib. Skema ini dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan kepastian jadwal keberangkatan maupun kepulangan.

Selain transportasi jamaah, kerja sama juga diarahkan pada penguatan layanan logistik. Melalui anak usahanya PT Kereta Api Logistik, KAI memiliki layanan logistik terintegrasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk distribusi bagasi jamaah dari daerah asal ke embarkasi maupun sebaliknya.

“Pemanfaatan moda transportasi kereta api berpotensi menjadi solusi dalam mendukung mobilisasi jamaah yang lebih tertib dan efisien,” kata Jaenal.

Baca juga: Kemenhaj-UIN Ar-Raniry kerja sama sertifikasi pembimbing haji-umrah

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti menyatakan kesiapan KAI dalam mendukung penguatan layanan logistik haji, khususnya dalam penanganan bagasi jamaah secara terintegrasi.

"KAl Logistik memiliki kapabilitas dalam menyediakan layanan logistik yang menyeluruh, termasuk penanganan bagasi jamaah haji. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi logistik secara lebih tertata dan efisien, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi jamaah," ujar Aniek.

Dari sisi operasional, KAI menekankan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan. Moda transportasi kereta api dinilai memiliki keunggulan dalam hal keteraturan jadwal serta kepastian waktu tempuh, sehingga dapat mendukung kelancaran pergerakan jamaah menuju embarkasi.

Baca juga: Kemenhaj Kepri pastikan persiapan haji 2026 berjalan optimal

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.