Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung melakukan pertemuan bilateral yang membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Seoul, Korsel, Rabu.
Dalam keterangan Sekretariat Kabinet di Jakarta, Rabu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan kunjungan kenegaraan perdana Prabowo ke Korsel memiliki arti strategis bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Kunjungan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus mempererat kemitraan yang selama ini telah terjalin erat antara Indonesia dan Korsel.
"Presiden Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki kepentingan bersama yang kuat, khususnya sebagai negara di kawasan Pasifik dan sebagai negara dengan orientasi perdagangan," kata Teddy.
Sementara itu, Presiden Lee Jae Myung menyampaikan bahwa Indonesia dan Korsel memiliki makna khusus satu sama lain serta hubungan yang saling melengkapi dalam berbagai bidang strategis.
Presiden Lee juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo yang dinilai menjadi momentum penting dalam memperdalam hubungan bilateral kedua negara.
"Presiden Lee juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo dan berharap hubungan kedua negara akan semakin erat serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua bangsa," ujar Teddy.
Baca juga: Prabowo-Lee sepakat perluas kemitraan komprehensif Indonesia-Korsel
Baca juga: Presiden Korsel sebut hubungan RI jadi satu-satunya yang istimewa
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.