Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mengemukakan jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta meningkat secara tahunan, yakni masing-masing 3,64 persen; 11,71 persen; dan 4,37 persen pada Februari 2026.

"Pada bulan Februari 2026, semua moda transportasi darat yaitu MRT, LRT, dan Transjakarta secara tahunan kompak naik," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Rabu.

Kendati meningkat secara tahunan, jumlah penumpang ketiga moda tersebut mengalami penurunan secara bulanan. Jumlah pengguna MRT Jakarta pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,61 juta orang. Dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah penumpang ini mengalami penurunan sebesar 11,88 persen.

Jumlah perjalanan MRT Jakarta pada bulan tersebut mencapai 7.320 perjalanan, atau turun sebesar 9,73 persen dibandingkan Januari 2026 dan turun 1,77 persen dibandingkan Februari 2025.

Beralih pada moda transportasi lainnya yakni LRT Jakarta, tercatat jumlah penumpang pada Februari 2026 sebanyak 103,27 ribu orang, menurun 10,15 persen secara bulanan.

Sementara itu, jumlah perjalanan LRT Jakarta mencapai 5.712 perjalanan yang menurun secara bulanan sebesar 9,65 persen dan tidak mengalami perubahan jika dibandingkan Februari 2025.

Untuk Transjakarta, jumlah penumpang pada Februari 2026 berada di angka 32,88 juta orang, mengalami penurunan secara bulanan hingga 7,02 persen dibandingkan Januari 2026.

Sedangkan jumlah bus Transjakarta yang beroperasi tercatat sebanyak 4.598 unit, mengalami penurunan secara bulanan maupun tahunan masing-masing sebesar 0,54 persen dan 6,58 persen.

Baca juga: Jumlah penumpang Transjakarta, MRT dan LRT naik pada Januari 2026

Baca juga: BPS: Jumlah penumpang MRT hingga Transjakarta turun pada Februari

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.