Jakarta (ANTARA) - Pelatih baru Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi menyatakan keinginannya untuk bertahan lama di klub London tersebut sekaligus menargetkan penyelamatan tim dari ancaman degradasi di Liga Inggris.

“Ini sebuah kehormatan dan saya sangat bangga menjadi pelatih kalian. Saya ingin memberikan yang terbaik. Saya ingin bertahan lama di klub besar ini," kata De Zerbi dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Kamis.

Pelatih asal Italia itu resmi ditunjuk sebagai manajer baru Spurs dengan kontrak berdurasi lima tahun, dan langsung menghadapi tantangan besar untuk mengangkat performa tim.

Ia akan segera memulai pekerjaannya dengan waktu persiapan yang terbatas, setelah para pemain yang menjalani pertandingan internasional dijadwalkan kembali berlatih di Hotspur Way pada Jumat.

De Zerbi hanya memiliki waktu sepekan lebih sedikit untuk mempersiapkan tim sebelum menjalani laga pertamanya saat Tottenham bertandang ke markas Sunderland pada 12 April.

Baca juga: Arne Slot berharap musim terakhir Salah jadi motivasi bagi Liverpool

Saat ini, Tottenham berada dalam situasi sulit di klasemen sementara Liga Inggris, menempati posisi ke-17 atau hanya satu poin di atas zona degradasi dengan tujuh pertandingan tersisa musim ini.

Kondisi tim juga diperburuk dengan banyaknya pemain yang mengalami cedera, yang membuat opsi skuad menjadi terbatas bagi De Zerbi di awal masa jabatannya.

Gelandang Pape Sarr menjadi tambahan terbaru dalam daftar cedera setelah dilaporkan mengalami masalah bahu dan absen dalam pertandingan tim nasional Senegal melawan Gambia.

Selain Sarr, sejumlah pemain kunci Tottenham yang masih berada di ruang perawatan antara lain Guglielmo Vicario, Ben Davies, Rodrigo Bentancur, James Maddison, Dejan Kulusevski, Wilson Odobert, Mathys Tel, dan Mohammed Kudus.

Baca juga: Alexander akan mulai kembali berlatih bersama Liverpool

Baca juga: Tottenham Hotspur tunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih baru

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.