Jakarta (ANTARA) - Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Periode 2026-2030 terpilih Budi Herawan mengatakan jajaran kepengurusannya berfokus kepada penguatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan digitalisasi teknologi untuk meningkatkan kinerja industri asuransi umum nasional.
“Perbaikan-perbaikan yang memang selama ini dirasakan belum maksimal, ya kami lakukan, khususnya di (sektor) SDM karena target utama kami bisa naik kelas di kalangan negara-negara ASEAN. Ini menjadi prioritas, paling nggak kita bisa masuk empat besar dulu,” ucap Budi Herawan di Jakarta, Kamis.
Ia menuturkan, penguatan SDM diperlukan untuk mengoptimalkan berbagai peluang di tengah kondisi perekonomian yang semakin tidak menentu karena gejolak geopolitik.
Sementara pengembangan digitalisasi penting untuk meningkatkan efisiensi operasional industri perasuransian.
Pihaknya kini tengah bekerja sama dengan perusahaan asal China, Peak3, untuk mengembangkan platform database informasi asuransi umum di Indonesia.
Selain itu, sejumlah isu lain yang juga menjadi perhatian dalam kepengurusan AAUI periode ini adalah pemenuhan modal minimum yang ditargetkan paling lambat terpenuhi pada 31 Desember 2026 serta penerapan Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) 117.
Budi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan relaksasi terkait penerapan standard keuangan baru tersebut, mengingat banyak perusahaan asuransi yang masih melakukan penyesuaian terkait implementasi pedoman baru tersebut.
Ia menuturkan, penyesuaian tersebut menyebabkan sejumlah perusahaan asuransi terkendala dalam menyampaikan laporan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT PPh).
Pihaknya hingga saat ini masih menunggu arahan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait hal tersebut.
“Belajar dari negara-negara yang sudah mengimplementasikan terlebih dahulu terhadap PSAK 117, mereka juga struggle (kesulitan) dan setelah 2 tahun mereka baru bisa survive (mampu beradaptasi),” kata Budi Herawan.
Kongres VIII AAUI menetapkan Budi Herawan sebagai Ketua AAUI terpilih untuk periode 2026–2030 secara aklamasi, dan sekaligus bertindak sebagai formatur tunggal dalam membentuk susunan pengurus periode 2026-2030.
Baca juga: AAUI harap investasi asuransi 20 persen di pasar saham hanya opsional
Baca juga: BTN siap dirikan anak usaha asuransi dan multifinance di 2026
Baca juga: OJK ungkap penyebab rasio klaim asuransi kredit capai 85,56 persen
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.