Manado (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) telah memulihkan sistem kelistrikan di Manado dan sekitarnya setelah sebelumnya terjadi gempa bumi magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4) pukul 06.48.14 Wita.

"Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, seluruh infrastruktur kelistrikan yang sempat terdampak kini telah beroperasi kembali," kata General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, di Manado, Kamis.

Menurutnya, tepat pada pukul 13.51 Wita, persentase kelistrikan yang menyala telah mencapai 100 persen. Upaya pemulihan ini mencakup penormalan kembali 14 saluran atau penyulang listrik serta pengoperasian kembali 887 gardu distribusi yang tersebar di wilayah terdampak.

Dia menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim di lapangan serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Baca juga: Dirut ASDP: Layanan penyeberangan di Bitung-Ternate aman meski gempa

"Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan vital, terutama dalam kondisi darurat pascagempa. Sejak getaran pertama dirasakan tim kami langsung bergerak melakukan inspeksi dan pemulihan secara bertahap" ujarnya.

Usman menambahkan dalam proses penormalan, PLN tetap memprioritaskan aspek keselamatan masyarakat dan petugas. Tim teknis melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada infrastruktur yang mengalami kerusakan struktural yang dapat membahayakan sebelum aliran listrik dialirkan kembali secara penuh ke pelanggan.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan jika menemukan adanya potensi bahaya seperti kabel yang terkelupas, tiang miring, atau percikan api pada aset PLN, masyarakat diminta segera melapor melalui kanal resmi.

"Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan atau mendapatkan informasi terkini mengenai kelistrikan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik demi kenyamanan seluruh pelanggan," tutup Usman.

Pewarta: Hence Paat
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.