Teheran (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang fasilitas baja AS di Uni Emirat Arab (UEA) dan pabrik peleburan aluminium di Bahrain, kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara markas besar pusat komando militer Iran, Khatam Al-Anbiya.
"Sasaran dari gelombang serangan ini adalah fasilitas baja AS yang terletak di Abu Dhabi, fasilitas produksi aluminium AS di Bahrain, dan fasilitas industri militer dari produsen senjata Israel, Rafael," kata Zolfaghari seperti dikutip oleh stasiun televisi IRIB pada Kamis.
Menurut dia, Iran juga menyerang pangkalan militer AS di dekat Manama di Bahrain. Selain itu, IRGC juga melakukan serangkaian serangan terhadap tiga pangkalan angkatan udara Israel: yaitu Tel Nof, Palmahim, dan Ben Gurion.
Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah sasaran militer AS di Timur Tengah sebagai balasan terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.
Hari pertama aksi militer gabungan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sementara sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga dibom.
Iran memperkirakan jumlah korban tewas akibat serangan itu mencapai lebih dari 1.200 orang.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran ancam serang perusahaan teknologi asal Amerika Serikat
Baca juga: Iran: Pasukan musuh tak akan selamat jika AS lancarkan invasi darat
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.