Aku mengerti mereka tidak ingin mengambil risiko apapun, tapi Jude Cukup cerdas untuk memiliki sesi pelatihan yang baik dan menjaga dirinya dalam bentuk prima
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa tidak mempermasalahkan kondisi pemainnya Jude Bellingham yang kurang memperoleh menit bermain di tim nasional Inggris selama jeda internasional.
Bellingham tidak diturunkan sama sekali oleh pelatih Inggris Thomas Tuchel dalam dua pertandingan jeda internasional menghadapi Uruguay, Sabtu (28/3) dan Jepang, Rabu (1/4).
"Kasus Jude khusus. Dia bermain beberapa menit melawan Atlético Madrid, dan pelatih tim nasionalnya memutuskan ia tidak seharusnya bermain," kata Arbeloa dikutip dari laman Real Madrid, Sabtu.
Baca juga: Real Madrid masuk periode menentukan yang tak boleh ada eror
"Aku mengerti mereka tidak ingin mengambil risiko apapun, tapi Jude Cukup cerdas untuk memiliki sesi pelatihan yang baik dan menjaga dirinya dalam bentuk prima," imbuh pelatih asal Spanyol ini.
Bellingham yang baru sembuh dari cedera memang masih belum sepenuhnya memperoleh menit bermain reguler. Meski demikian, Arbeloa yakin bahwa pemain tim nasional Inggris tersebut dapat kembali menemukan bentuk performa terbaiknya ke depan.
Arbeloa juga menegaskan bahwa mantan pemain Borussia Dortmund ini akan tetap menjadi bagian penting di skuadnya untuk menatap sisa musim ini.
"Dia akan menjadi pemain penting dan penting. Saya sangat senang melihat dia kembali dalam pelatihan, dan sekarang satu-satunya tujuan saya adalah untuk membantunya kembali tingkat terbaik, dan yang harus terjadi dengan bermain," ujar Arbeloa.
Real Madrid akan menjalani laga tandang menghadapi Mallorca dalam lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung pada Sabtu pukul 21.15 WIB.
Baca juga: Arbeloa tegaskan Spanyol bukan negara rasis
Baca juga: Arbeloa bungkam kritik setelah singkirkan Mourinho dan Guardiola
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.