Jalan raya Bandung-Garut terendam banjir

Jalan raya Bandung-Garut terendam banjir

Ilustrasi - Sejumlah kendaraan dan pejalan kaki berusaha melintasi banjir di kawasan Jalan A.H. Nasution, Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/3). (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Banjir ini, tidak tahu mengapa belum terselesaikan juga, akhirnya masalah banjir ini menjadi dianggap biasa
Bandung (ANTARA News) - Jalan raya Bandung-Garut di kawasan industri terendam banjir sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan di jalur itu, Senin.

Banjir yang sudah terjadi pada Minggu (21/3) malam menimbulkan genangan air di beberapa titik, seperti kawasan Kahatex dan Jarum Super, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, atau jalur Cileunyi menuju Cicalengka.

Banjir juga terjadi di beberapa titik di jalur Cicalengka menuju Cileunyi, Kabupaten Bandung sehingga memperlambat laju kendaraan di jalur itu.

Banjir tersebut dikeluhkan sejumlah pengendara roda empat dan sepeda motor yang hendak pergi ke kantor untuk bekerja.

Eko, seorang pengemudi mengatakan terjebak macet akibat banjir kurang lebih 30 menit.

"Sebelum kawasan industri Jarum Super, tepatnya Warung Cina sampai ujung banjir kurang lebih setengah jam," katanya.

Banjir yang menggenangi badan jalan raya Cicalengka-Cileunyi juga dikeluhkan Bilal yang mengendarai sepeda motor. Banjir dengan ketinggian kurang lebih 60 cm itu, kata dia, membuat laju kendaraan lambat sehingga terjadi kemacetan.

"Tadi dari Cicalengka sampai bisa lewati banjir kurang dari sejam, lumayan lama," kata Bilal.

Banjir di kawasan industri itu telah berulang selama bertahun-tahun setiap musim hujan, dan tidak ada penyelesaiannya.

"Banjir ini, tidak tahu mengapa belum terselesaikan juga, akhirnya masalah banjir ini menjadi dianggap biasa," kata Sopian sopir angkutan kota jurusan Cileunyi-Cicalengka.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Mapag hujan, strategi Pemkot Bandung antisipasi banjir

Komentar