Aprillia berkembang secara signifikan. Saya melihat data tahun lalu dan data tahun ini, dan ini jelas Aprillia telah menciptakan selisih waktu sekitar 0,7 detik hingga 0,8 detik
Jakarta (ANTARA) - Manajer Ducati Team Davide Tardozzi mengakui Aprillia Racing selangkah di depan timnya.
Tardozzi mengatakan bahwa Aprillia Racing mempunyai perkembangan yang begitu signifikan sehingga tampil meninggalkan Ducati cukup jauh.
“Aprillia berkembang secara signifikan. Saya melihat data tahun lalu dan data tahun ini, dan ini jelas Aprillia telah menciptakan selisih waktu sekitar 0,7 detik hingga 0,8 detik,” kata Tardozzi kepada Sky Italia, Senin.
Baca juga: Aprilia evaluasi reliabilitas motor usai Ogura gagal finis di Amerika
Tardozzi menganalisis bahwa dua pembalap Aprillia Marco Bezzecchi dan Ai Ogura mempunyai kecepatan yang bisa memberikan selisih signifikan dari pembalap-pembalap Ducati sejak musim lalu dan musim ini.
“Saya mengevaluasi dua pembalap dari tahun lalu dan sekarang yakni Ogura dan Bezzecchi. Bezzecchi mempunyai kecepatan dengan catatan waktu 0,7 detik, dan Ogura telah punya catatan waktu 0,8 detik,” ungkap Tardozzi.
Aprillia memang tampil dominan pada MotoGP musim 2026 setelah Marco Bezzecchi menyapu bersih tiga seri awal.
The Bezz kini juga kokoh di puncak klasemen sementara dengan mengantongi 81 poin.
Baca juga: Marco Bezzechhi menangi MotoGP Amerika Serikat 2026
Selain itu, Aprillia juga memimpin klasemen perebutan tim konstruksi setelah total mengoleksi 158 poin.
Tardozzi mengatakan bahwa saat in timnya mencoba sebaik mungkin untuk bisa mengejar selisih dari Aprillia dengan melakukan beberapa pengembangan.
“Kami telah berkembang dengan lebih cepat sekitar 0,1 hingga 0,2 detik, jadi memang perkembangan Aprillia sangatlah impresif. Mereka mempunyai pembalap yang kuat, seperti pembalap kami, tapi saat ini mereka sedikit lebih unggul,” kata Tardozzi.
Baca juga: Pecco Bagnaia kecewa gagal menangi Sprint di Amerika Serikat
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.