counter

Polisi imbau ojek daring tak kenakan atribut

Polisi imbau ojek daring tak kenakan atribut

Gojek (twitter.com)

Pak, helmnya disimpan saja. Bahaya. Ini juga untuk keamanan bapak dan penumpangnya
Jakarta (ANTARA News) - Polisi mengimbau kepada para pengemudi ojek berbasis aplikasi daring (online), di antaranya Go-Jek dan Grab Bike agar tidak mengenakan atribut selama beroperasi pada hari ini.

Berdasarkan pantauan Antara di sekitar kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, polisi terlihat menghentikan ojek-ojek berbasis aplikasi daring yang masih beroperasi di sekitar kawasan tersebut.

Selain menghentikan para pengemudi ojek berbasis aplikasi daring, polisi juga meminta agar atribut yang biasa digunakan segera dilepas karena dikhawatirkan akan beresiko bagi para pengemudi itu sendiri.

"Pak, helmnya disimpan saja. Bahaya. Ini juga untuk keamanan bapak dan penumpangnya. Jadi, disimpan saja," kata salah satu petugas polisi AKP Joko di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kepada salah satu pengemudi ojek.

Sementara itu, salah satu pengemudi Grab Bike Ahmad (32) mengaku sengaja tidak mengenakan atribut pada hari ini karena sudah lebih dulu diimbau oleh pihak Grab.

"Memang sengaja hari ini tidak pakai atribut sama sekali, soalnya sudah dikasih tahu dari Grab. Lagi pula, bahaya juga kalau pakai atribut, karena lagi ada unjuk rasa," ungkap Ahmad.

Pewarta: Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Andong di Malioboro kini berbasis daring

Komentar