Jakarta (ANTARA) - Apple dilaporkan tengah menyiapkan engsel yang dibuat oleh mesin pencetak tiga dimensi (3D printer) untuk ponsel lipat iPhone Fold guna meminimalisasi lipatan pada layar.
Dilansir dari GSM Arena pada Minggu (5/3) waktu setempat, ini menjadi pertama kalinya muncul detail spesifik terkait penggunaan teknologi pencetakan tiga dimensi pada komponen engsel iPhone Fold.
Sebelumnya, ponsel tersebut juga dirumorkan akan mengusung material liquid metal serta kaca dua lapis untuk meningkatkan daya tahan dan mengurangi bekas lipatan pada layar.
Adopsi engsel buatan mesin pencetakan tiga dimensi ini sebenarnya bukan hal baru di industri ponsel pintar. Oppo telah lebih dulu menerapkannya pada Oppo Find N6 melalui teknologi Titanium Flexion Hinge berbasis pencetakan cair tiga dimensi.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide disiapkan sebagai tandingan iPhone Fold
Oppo mengklaim mampu menghadirkan efek tanpa lipatan layar sama sekali dengan mengukur perbedaan kedalaman engsel secara mikroskopis, lalu menyesuaikannya menggunakan material polimer cair agar lebih rata dan tipis.
Sebelumnya disebutkan bahwa iPhone Fold akan menghadirkan kualitas lipatan layar yang setara dengan Find N6, yang menjadi salah satu fokus utama Apple dalam pengembangan ponsel tersebut.
Apple sendiri bukan pemain baru dalam penggunaan komponen berbasis pencetakan tiga dimensi. Perusahaan tersebut telah memanfaatkan teknologi serupa pada casing titanium Apple Watch serta port USB-C pada lini iPhone terbaru.
Proses manufaktur berbasis pencetak tiga dimensi dinilai lebih efisien dan hemat material dibandingkan metode penempaan konvensional, sehingga berpotensi menjadi solusi dalam produksi perangkat lipat generasi berikutnya.
Baca juga: iPhone Fold Apple dikabarkan pakai kaca berlapis kurangi lipatan layar
Baca juga: Analis prediksi iPhone Fold baru masuki penjualan pada Desember 2026
Baca juga: Bocoran terbaru iPhone Fold mulai dari RAM hingga harga
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.