Kalau imunitas tidak terbentuk, maka akan berisiko fatal dan lebih banyak menyebabkan kematian pada anak-anak, terutama untuk yang belum divaksin

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung Ismen Mukhtar mengatakan untuk mengendalikan penularan campak pada anak perlu peningkatan cakupan vaksinasi pada anak di berbagai daerah.

"Campak ini persebaran virusnya melalui pernapasan dan menyebar lewat udara ataupun lewat droplet, sehingga sangat mudah menular. Tapi vaksin untuk campak ini sudah tersedia," ujar Ketua PAEI Lampung Ismen Mukhtar di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan salah satu langkah untuk mencegah persebaran campak terutama bagi anak dapat dilakukan dengan meningkatkan cakupan imunisasi atau vaksinasi campak pada anak di berbagai daerah.

Baca juga: Kemenkes: 102 kabupaten/kota intervensi campak via ORI-imunisasi kejar

"Segera tingkatkan cakupan imunisasi pada anak, jangan sampai ini terlewat. Sebenarnya campak tidak terlalu fatal meski mudah menular, bila anak sudah dibekali dengan imunitas dari vaksin. Kalau imunitas tidak terbentuk, maka akan berisiko fatal dan lebih banyak menyebabkan kematian pada anak-anak, terutama untuk yang belum divaksin," katanya.

Dia menjelaskan kematian pada anak akibat campak banyak yang disebabkan adanya komplikasi penyakit, seperti diare dan pneumonia pada anak.

Baca juga: Kemenkes: imunisasi campak nakes segera setelah studi efikasi BPOM

"Komplikasi seperti diare, pneumonia, yang tidak teratasi dengan cepat ini akan menimbul kematian. Namun bila anak sudah memiliki imunitas, saat terpapar virus campak dampaknya akan lebih ringan dari yang tidak mendapatkan vaksin sama sekali," ucap Ismen Mukhtar.

Menurut dia, kalau cakupan vaksinasi di tengah masyarakat tinggi, maka kekebalan kelompok akan terbentuk, sehingga pencegahan persebaran penularan akan mudah dikendalikan.

"Cakupan imunisasi ini sempat turun jauh saat terjadi pandemi COVID-19. Jadi ini menyebabkan risiko bertambah ketika imunitas di populasi rendah. Oleh karena itu cara terbaik untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas kelompok dapat dilakukan dengan memberikan vaksinasi atau imunisasi ke masyarakat. Masyarakat harus segera datang ke puskesmas bawa anaknya untuk diberi imunisasi campak," kata Ismen Mukhtar.

Baca juga: Edukasi dan vaksinasi jadi investasi cegah wabah campak

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.