Teheran (ANTARA) - Kepala organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Khademi, tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

"Kepala organisasi intelijen IRGC, Majid Khademi, meninggal pagi ini akibat serangan Amerika-Zionis selama perang ketiga yang dipaksakan," kata IRGC dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/4), seperti dikutip kantor berita Fars.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut kematian Khademi sebagai akibat dari “kegagalan” AS dan Israel di medan perang.

Gugurnya Khademi tidak akan melemahkan angkatan bersenjata Iran, kata dia menegaskan.

"Pembunuhan dan kejahatan tidak dapat menggoyahkan cita-cita tanpa pamrih," ujar Khamenei dalam sebuah pesan terkait kematian Khademi.

Pemimpin tertinggi Iran itu mengatakan AS dan Israel telah "mengalami serangkaian kekalahan dalam perang yang dipaksakan kepada bangsa Iran, dan telah gagal menjalankan rencana jahat mereka."

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Khawatir kembali diserang, Iran tolak gencatan senjata dengan AS

Baca juga: AS-Israel serang 30 universitas di Iran sejak awal konflik 28 Februari

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.