Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Infrastruktur Berbasis Masyarakat atau IBM menyentuh langsung kepada masyarakat yang paling bawah.
"Kita semua sepakat, Infrastruktur Berbasis Masyarakat itu langsung menyentuh kepada masyarakat yang paling bawah," ujar Dody di Jakarta, Selasa.
Kementerian PU tetap sedang melakukan konsolidasi agar optimalisasi penganggaran tidak dilakukan pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat, sehingga Kementerian PU akan tetap mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur berbasis masyarakat sebesar Rp5,48 triliun dengan memang konsekuensi penyesuaian pada anggaran kegiatan-kegiatan yang non-infrastruktur berbasis masyarakat.
Dody mengatakan dengan total alokasi anggaran sebesar Rp5,48 triliun, total target lokasi program infrastruktur berbasis masyarakat tahun 2026 adalah mencapai 15.364 lokasi.
Baca juga: Menteri PU: Infrastruktur 2027 dukung target ekonomi 8 persen
Dirinya berkomitmen akan jaga alokasi anggaran untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat atau IBM berdasarkan rencana pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) awal tahun anggaran 2026 sebesar Rp5,48 triliun di tengah penajaman belanja kementerian/lembaga negara (K/L) untuk memitigasi kondisi global.
"Yang Infrastruktur Berbasis Masyarakat, Insya Allah sambil kita juga nanti diskusi dengan Kementerian Keuangan apakah boleh misalnya jangan itu yang diambil, misalnya diambil lainnya," kata Dody.
Dirinya menyampaikan diskusi terkait hal tersebut masih dalam tahapan pembahasan dengan pihak-pihak terkait sampai dengan 15 April 2026.
Kementerian PU sedang melakukan penajaman belanja sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI dalam rangka mitigasi kondisi global serta menjaga defisit APBN tetap terkendali.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.