Istanbul (ANTARA) - Harga minyak dunia meningkat menjelang tenggat yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk menyetujui tuntutan Amerika Serikat dan menyepakati gencatan senjata.
Pada Selasa (7/4) pukul 06.30 GMT (13.30 WIB), harga minyak Brent naik 1,5 persen menjadi sekitar 111,4 dolar AS (sekitar Rp1,95 juta) per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 2,7 persen menjadi 115,3 dolar AS per barel.
Trump sebelumnya menyatakan jika tidak tercapai kesepakatan hingga batas waktu tersebut, pasukan AS akan melancarkan serangan luas terhadap target-target sipil di Iran.
Ia juga mengeklaim bahwa militer AS mampu "menghancurkan" seluruh negara itu dalam satu malam.
"Seluruh negara itu bisa dihancurkan dalam satu malam, dan itu bisa terjadi besok malam," katanya kepada wartawan.
Trump menetapkan tenggat hingga Selasa pukul 20.00 EDT (Rabu 07.00 WIB) dan memperingatkan bahwa infrastruktur seperti jembatan dan pembangkit listrik di Iran akan "dihancurkan" jika tidak ada kesepakatan.
Sementara itu, militer Israel memperingatkan warga Iran untuk tidak menggunakan kereta api secara nasional pada Selasa serta menjauhi area di sekitar jalur rel.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump sebut lebih baik AS yang pungut tarif lintas Selat Hormuz
Baca juga: Trump mengaku AS meledakkan pesawat untuk selamatkan pilot
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.