Inilah yang diperjuangkan Baznas, yang mengemas dana zakat untuk mendukung pendidikan anak kurang mampu
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak sembilan orang santri Sekolah Cendekia Baznas (SCB) membuktikan kapasitas mereka setelah dinyatakan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
"Alhamdulillah, tahun ini mengawali angkatan keempat, sebanyak sembilan santri berhasil diterima melalui jalur SNBP. Semoga ini menjadi awal yang baik, dan selanjutnya di jalur-jalur penerimaan PTN yang lain santri SCB bisa menyusul masuk PTN," kata Sekretaris Utama Baznas RI Subhan Cholid dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Subhan menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari dukungan para muzaki serta pengelolaan zakat yang optimal dan tepat sasaran oleh Baznas.
Capaian tersebut, lanjut dia, menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, zakat yang dikelola secara profesional mampu membuka peluang bagi anak-anak dhuafa untuk bersaing di tingkat nasional.
"Inilah yang diperjuangkan Baznas, yang mengemas dana zakat untuk mendukung pendidikan anak kurang mampu," ujarnya.
Baca juga: Panitia umumkan hasil SNBP 2026 sore ini pukul 15.00 WIB
Lebih lanjut Subhan menegaskan Baznas melalui SCB berkomitmen menjadi kawah candradimuka percepatan transformasi mustahik menjadi tunas muzaki melalui pendidikan.
Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat.
Pihaknya menargetkan ke depan semakin banyak santri SCB yang dapat melanjutkan pendidikan ke PTN, guna memperluas dampak zakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
"Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk semakin sukses berprestasi, berakhlak mulia, dan menginspirasi peserta didik lainnya," ucap Subhan Cholid.
Baca juga: Kiat kelola rasa kecewa akibat tak lolos tahap seleksi SNBP
Diketahui sebelumnya pada tahun 2025, sebanyak 80 persen santri SCB berhasil lolos ke PTN melalui berbagai jalur, baik prestasi, ujian tulis, maupun seleksi mandiri.
Selain pendidikan formal, SCB juga program beasiswa pendidikan nonformal, seperti sekolah tahfiz selama dua tahun, serta pendidikan jenjang SMP hingga SMA bagi anak yatim dan dhuafa.
SCB merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Baznas dengan pendekatan terpadu, meliputi pendidikan adab Islami, akademik, kewirausahaan, serta kepemimpinan dan organisasi.
Baca juga: UI terima 2.078 calon mahasiswa baru jalur SNBP 2026
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.