Proper Emas ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah melampaui ketaatan (beyond compliance), melalui inovasi berkelanjutan dalam efisiensi energi, pengurangan emisi, serta pemberdayaan masyarakat secara konsisten,
Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) meraih tujuh penghargaan lingkungan Proper 2025 kategori Emas dan 22 kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa mengatakan, anugerah ini menjadi bukti komitmen perusahaan menghadirkan operasional pembangkitan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Penghargaan Proper Emas merupakan predikat tertinggi dalam program penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
"Proper Emas ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah melampaui ketaatan (beyond compliance), melalui inovasi berkelanjutan dalam efisiensi energi, pengurangan emisi, serta pemberdayaan masyarakat secara konsisten," ujarnya.
Baca juga: Dirut PLN IP: Kolaborasi jadi kunci transisi energi di Asia Tenggara
Roberth menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan serta kolaborasi erat dengan para pemangku kepentingan.
"Penghargaan Proper Emas ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. PLN IP berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi standar, tetapi melampaui ekspektasi dalam mendukung transisi energi nasional," ujar Bernadus.
Selain itu, peraihan 22 Proper Hijau turut memperkuat posisi PLN IP sebagai perusahaan pembangkitan yang konsisten menjalankan praktik operasional ramah lingkungan dan efisien.
Selain itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo juga memperoleh penghargaan Green Leadership Proper, yang menegaskan posisi PLN sebagai pemimpin transformasi di sektor energi nasional dan secara konsisten mendorong perubahan fundamental melalui inovasi, digitalisasi, dan implementasi prinsip keberlanjutan.
Baca juga: PLN IP siapkan 268 pembangkit 30,2 GW untuk dukung transisi energi
Dalam acara Anugerah Lingkungan Proper 2025, yang digelar di Jakarta, Selasa (7/4/2026), ketujuh unit PLN IP yang meraih Proper Emas adalah PLTG Borang, PLTGU Priok, PLTP Kamojang Darajat, PLTP Gunung Salak, PLTA Mrica PB Soedirman, PLTA Mrica Wonogiri, dan PLTGU Grati.
Sementara, unit PLN IP peraih Proper Hijau adalah PLTA Ir PM Noor, PLTA Maninjau, PLTA Saguling, PLTD Selayar, PLTDG Tello, PLTG Gilimanuk, PLTGU Cilegon, dan PLTGU Indralaya.
Selanjutnya, PLTGU Keramasan, PLTGU Semarang, PLTP Lahendong Unit 1 dan 2, PLTP Ulubelu, PLTU Banten 1 Suralaya, PLTU Banten 2 Labuan, PLTU Banten 3 Lontar, PLTU Barru, PLTU Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu, PLTU Jawa Tengah 2 Adipala, PLTU Jeranjang, PLTU Suralaya, PLTU Tanjung Balai Karimun, dan PLTU Teluk Sirih.
Roberth menambahkan, keberhasilan ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN IP dalam mendukung agenda besar transisi energi nasional, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam mewujudkan masa depan energi bersih di Indonesia.
Baca juga: PLN IP produksi energi bersih biomassa 1.101,59 GWh pada 2025
"Dengan capaian ini, PLN IP semakin optimistis untuk terus menjadi pelopor dalam pengelolaan pembangkit listrik yang berkelanjutan, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi bangsa serta lingkungan," sebutnya.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.