Jakarta (ANTARA) - Legenda timnas Amerika Serikat (AS) Earnie Stewart mengatakan, skuad negaranya kini dilatih sosok yang tepat yaitu Mauricio Pochettino, karena pengalamannya di dunia sepak bola.

Oleh karena itu, dikutip dari laman FIFA, Selasa, Stewart berharap timnas AS dapat meraih hasil terbaik di Piala Dunia 2026, di mana AS menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko.

"Pelatih yang berpengalaman dan pemain-pemain bagus adalah bahan-bahan bagus (untuk berprestasi-red)," ujar pria yang juga Direktur Olahraga PSV Eindhoven itu.

Baca juga: Essien prediksi tiga pemain jadi tulang punggung Ghana di Piala Dunia

Baca juga: Lautaro: Bastoni telah berikan segalanya untuk timnas Italia

Menurut Stewart, Pochettino yang pernah menangani tim-tim besar seperti Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain dan Chelsea bisa menilai kualitas pemainnya secara objektif dan mengenali kekuatan serta kelebihan mereka.

Dia pun mencontohkan ketika Pochettino memutuskan untuk membiarkan pemain andalan AS Christian Pulisic absen dari Piala Emas Concacaf 2025 karena kelelahan setelah melalui banyak laga bersama klubnya AC Milan.

Kala itu, Pochettino tetap pada keputusannya meski menelan banyak kritikan. Juru taktik asal Argentina itu tidak ingin pemainnya cedera karena itu merugikan timnas AS yang akan berkompetisi di Piala Dunia 2026. Di Piala Emas tersebut, AS melaju hingga final, di mana mereka dikalahkan Meksiko 2-1.

"Pochettino mengambil keputusan berdasarkan situasi kesehatan si pemain, bukan malah memaksakan seseorang untuk bertanding. Jika pemain itu cedera tepat sebelum Piala Dunia, semua orang pasti berkata, 'Seharusnya anda mengistirahatkannya'. Saya pikir kritik terhadap Pochettino sangat keras ketika itu," tutur Stewart.

Tidak lupa, Stewart juga memberikan motivasi bagi para pemain timnas Amerika Serikat agar menikmati perjalanan di Piala Dunia.

Saat masih aktif bermain, Stewart memperkuat AS di tiga edisi Piala Dunia yaitu 1994, 1998 dan 2002, di mana dia total mencatatkan 11 kali penampilan di turnamen empat tahunan tersebut.

"Satu-satunya hal yang akan saya katakan adalah ‘nikmati’. Itu adalah hal yang paling penting. Berada di antara para elite sepak bola dunia adalah sesuatu yang istimewa," kata dia.

Di Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada 11 Juni-19 Juli, Amerika Serikat berada di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki.

Baca juga: Tuchel ragukan peluang Foden masuk timnas Inggris untuk Piala Dunia

Baca juga: Presiden AFC: Kelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 jadi inspirasi

Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.