Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan komitmen kementeriannya dalam mendukung pemajuan kebudayaan nasional, termasuk melalui kemudahan akses pendanaan bagi seniman dan komunitas kreatif.

Ia mengungkapkan, meski kondisi geopolitik dan ekonomi global tengah tidak pasti, pemerintah tetap berkomitmen memberikan kemudahan akses pendanaan bagi pelaku budaya di seluruh Indonesia.

“Meskipun situasi geopolitik dan ekonomi dunia sedang tidak pasti, Kementerian Kebudayaan akan terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses pendanaan bagi seniman dan komunitas yang bergerak di bidang pemajuan kebudayaan,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Kemenbud dukung pengusulan Larvul Ngabal jadi warisan budaya takbenda

Fadli Zon menyampaikan, Kementerian Kebudayaan terus mendorong pemanfaatan skema pendanaan melalui Dana Indonesia Raya.

Menurut dia, dukungan pembiayaan menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan keberlanjutan kegiatan kebudayaan.

Saat dialog bersama founder Keana Production Marcella Zalianty di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta pada Selasa (7/4), Menbud membahas sejumlah rencana program pemajuan kebudayaan, seperti produksi film pahlawan, penyelenggaraan kongres perempuan, serta festival kebudayaan anak.

Baca juga: Menbud tinjau Gedung Kesenian Cirebon untuk program revitalisasi

Fadli Zon menyambut baik inisiatif Keana Production yang dinilai sejalan dengan program kementerian dalam memperkuat ekosistem budaya nasional.

“Rencana produksi film pahlawan, kongres perempuan dan festival anak tentu bisa kita kolaborasikan bersama. Kita juga bisa menggabungkan rencana tersebut dengan program unggulan dari Kementerian Kebudayaan, misalnya Manajemen Talenta Nasional (MTN) untuk film dan program Kita Cinta Lagu Anak (KILA) di festival anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadli menyebut rencana kongres perempuan yang diusulkan Keana Production selaras dengan upaya aktivasi Museum Mataram di Yogyakarta, termasuk pemanfaatan Pendopo Ndalem Joyodipuran sebagai lokasi bersejarah Kongres Perempuan Indonesia pertama.

Baca juga: Menbud pastikan Keraton Kasepuhan segera jadi cagar budaya nasional

Melalui sinergi program dan dukungan pendanaan, Kementerian Kebudayaan berharap kolaborasi dengan komunitas kreatif dapat memperkuat pelestarian serta pengembangan budaya Indonesia secara berkelanjutan.

"Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen penuh untuk mendukung setiap inisiatif kreatif yang memajukan kekayaan budaya nusantara," katanya.

Sementara itu, Marcella Zalianty mengapresiasi dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap kolaborasi program budaya.

“Semoga rencana-rencana ini juga dapat menjadi wadah edukasi, sosialisasi, dan literasi agar masyarakat mendapatkan wawasan serta inspirasi untuk terus melestarikan budaya kita,” ujar Marcella.

Baca juga: Menbud dan Danantara jajaki kolaborasi pemanfaatan aset sebagai museum

Baca juga: Pemerintah perkuat seni rupa Indonesia di panggung global lewat MTN

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.