NTB memiliki potensi besar dalam segala bidang. Termasuk, dalam upaya pembinaan dan pengembangan kepemudaan
Mataram (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung upaya pembinaan dan pengembangan kepemudaan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Hendro Wicaksono mengatakan pentingnya kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah agar setiap program dapat memberikan dampak nyata dan manfaat maksimal bagi generasi muda NTB dan nasional.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dikpora NTB, sinkronisasi program sangat krusial agar dukungan dan kebijakan dari pusat bisa tepat sasaran dan menjawab kebutuhan pemuda di daerah," ujarnya saat menerima kunjungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB di pimpin Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, Tarmidzi melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Rabu.
Hendro mengakui NTB memiliki potensi besar dalam segala bidang. Termasuk, dalam upaya pembinaan dan pengembangan kepemudaan.
Baca juga: Kemenpora rancang HSP 2026 digabungkan sebagai Youth Summit
"Saya pribadi salut dan berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya pemuda NTB yang unggul dan berkarakter," katanya.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, Tarmidzi, mengatakan kehadiran di Kemenpora bertujuan untuk melakukan koordinasi serta sinkronisasi berbagai program strategis yang telah dan akan dilaksanakan Dikpora NTB, guna memastikan arah kebijakan pemerintah pusat.
Tarmidzi memaparkan sejumlah capaian program kepemudaan di NTB pada 2025 dan rencana kerja 2026, di antaranya pengembangan kapasitas pemuda melalui optimalisasi program wirausaha pemuda untuk menciptakan generasi muda yang mandiri, inovatif dan kreatif.
Perencanaan daerah melalui penjabaran rencana aksi daerah (RAD) pelayanan kepemudaan yang memuat sasaran, strategi, dan fokus kegiatan prioritas untuk pembangunan kepemudaan di NTB sesuai Pergub Nomor 14 Tahun 2024, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kepemudaan, yang bertujuan sebagai panduan pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan pemuda.
Dalam kesempatan itu juga, kata Tarmidzi, dibahas terkait Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB, serta upaya strategis untuk terus meningkatkan kualitas IPP NTB di berbagai domain termasuk pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja dan gender.
Kemudian, lanjutnya, melakukan penguatan karakter dan diplomasi melalui Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka), organisasi kepemudaan (OKP) serta persiapan dan pelibatan pemuda NTB dalam program pertukaran pemuda dengan tujuan delapan negara. Di antaranya Amerika, Belanda, Arab Saudi, Australia, Cina, Inggris, Jepang dan Singapura.
"Kesemuanya ini untuk memperluas wawasan global pemuda NTB," katanya.
Baca juga: DPRD Surabaya minta anggaran kepemudaan fokus literasi digital
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.