Kota Bandung (ANTARA) - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meminta para pemainnya untuk menjaga mentalitas menghadapi delapan laga sisa BRI Super League 2025/2026 karena seluruh pertandingan yang tersisa sangat krusial dalam perburuan gelar juara.

Umuh menilai seluruh pemain harus fokus penuh pada setiap pertandingan tanpa memikirkan hasil tim pesaing di papan atas klasemen.

"Saya menitip pesan kepada mereka, jangan jemawa dan jangan menganggap enteng. Kita harus menganggap setiap pertandingan itu adalah final,” kata Umuh di Bandung, Rabu.

Menurutnya, para pemain harus tampil serius dan tidak boleh lengah demi menjaga peluang meraih hasil maksimal.

Umuh juga mengaku tidak terlalu mempersoalkan jumlah gol yang dicetak tim selama Persib mampu mengamankan kemenangan.

“Yang penting bukan soal 2-0 atau 3-0, tapi poin penuh,” katanya.

Baca juga: Bali United tatap laga melawan Persib dengan percaya diri

Ia menegaskan, konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga posisi di papan klasemen.

Untuk itu, ia meminta seluruh pemain meningkatkan kesiapan, baik secara fisik maupun mental menghadapi sisa laga.

“Pemain harus mengumpulkan tenaga dan pikiran dua kali lipat untuk delapan laga sisa,” katanya.

Sementara itu, gelandang Persib Bandung Beckham Putra mengatakan seluruh pemain harus fokus penuh pada setiap pertandingan untuk menjaga konsistensi tim dalam bermain di sisa delapan laga.

Ia menegaskan, konsistensi meraih tiga poin di setiap laga menjadi kunci untuk menjaga peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim.

“Kita harus fokus kepada tim sendiri, tidak usah memikirkan tim lain. Jika terus menang, kita akan semakin jauh dengan pesaing,” ujar Beckham.

Baca juga: Ferarri siap kembali tampil untuk Bhayangkara usai pulih dari cedera

Baca juga: Madura United tutup empat laga kandang terakhir di Bangkalan

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.