Canberra (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Rabu menyambut baik kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk gencatan senjata selama dua pekan guna menegosiasikan penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Australia ingin melihat gencatan senjata ditegakkan dan resolusi atas konflik tersebut dapat tercapai, demikian disampaikan oleh Albanese dalam sebuah pernyataan.

"Kami berterima kasih dan mendukung kerja para negosiator, termasuk Pakistan, Mesir, Turki, dan Arab Saudi dalam memajukan upaya deeskalasi," tuturnya.

Australia, kata Albanese, terus menyerukan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi hukum humaniter internasional dan melindungi kehidupan warga sipil.

AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan kurang dari dua jam sebelum batas waktu yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump dan akan mengadakan negosiasi di Pakistan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.