Jakarta (ANTARA) - Pemerintah dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini fokus membenahi dan mendukung penciptaan pasar digital yang lebih adil.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria untuk mendukung pertumbuhan UMKM digital di Indonesia saat ini fokus pemerintah tidak lagi pada penciptaan jumlah UMKM yang online, namun, pada peningkatan kemampuan UMKM untuk memperbesar kapasitas, memperluas pasar, dan naik kelas.

"Kalau kita bilang UMKM harus go online, itu sudah selesai. Sekarang kita bicara bagaimana mereka bisa go produktif dan go kompetitif," ujar Nezar dalam keterangannya yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Menekraf ingin pelatihan literasi digital menyasar ke segmen santri

Digitalisasi membuka peluang, tetapi, juga memunculkan risiko baru. Banyak UMKM menghadapi tekanan dari produk impor murah yang masuk melalui platform digital.

"Di dalam lanskap digital ini ada serbuan kompetitor dari luar yang sangat kuat. Karena itu UMKM kita perlu mendapat posisi yang setara agar bisa bersaing," ujar dia.

Nezar menekankan arti penting keadilan dalam ekosistem digital. Pemerintah mendorong adanya equal playing field, ruang yang setara, agar UMKM tidak kalah oleh kekuatan platform dan produk global.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah mulai menjajaki pendekatan baru yang lebih terbuka dan terintegrasi, salah satunya dengan mengadopsi model open network seperti yang diterapkan di India melalui Open Network for Digital Commerce.

"Kenapa tidak satu platform yang bisa terhubung ke banyak kanal. Ini yang dilakukan India, dan terbukti bisa meningkatkan penjualan UMKM. Kita sedang eksplorasi model seperti itu," kata Nezar menjelaskan.

Pemerintah menilai perubahan pendekatan menjadi kunci dari sebelumnya yang berbasis program, kini diarahkan menjadi berbasis masalah yang dihadapi UMKM secara nyata, seperti logistik, standar produk, akses pembiayaan, hingga penetrasi pasar global.

"Yang perlu kita ukur bukan berapa banyak UMKM masuk digital. Tapi, apakah mereka naik kelas, produktif, dan kompetitif," kata Nezar.

Dengan arah kebijakan baru ini, transformasi digital diharapkan tidak hanya memperluas akses, tetapi, juga benar-benar meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM serta memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah persaingan global.

Baca juga: Kemkomdigi sediakan 8.000 akun Canva bagi talenta kreatif dan UMKM

Baca juga: Kementerian UMKM siapkan sistem data terpadu untuk dukung pelaku usaha

Baca juga: Menteri UMKM: Sinergi lintas sektor kunci ekosistem bisnis digital

Baca juga: Pengusaha UMKM kembangkan bisnis dengan manfaatkan pemasaran digital

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.