Jakarta (ANTARA) - Pelatih Barcelona Hansi Flick yakin timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025/2026 kontra Atletico Madrid setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Stadion Camp Nou, Kamis dini hari WIB.
“Tentu saja kami percaya kepada tim ini. Kami juga telah melakukan permainan yang sangat baik dengan sepuluh pemain (hari ini),” ujar Flick dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Barcelona harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul insiden kartu merahnya Pau Cubarsi yang melanggar Guillano Simeone di ujung babak pertama.
Baca juga: Cubarsi kartu merah, Atletico Madrid bungkam Barcelona 2-0 di Camp Nou
Baca juga: Hasil Liga Champions: Atletico Madrid dan PSG menang di leg pertama
Bermain dengan sepuluh pemain menjadi petaka besar untuk Barcelona yang kemudian harus dibobol oleh Julian Alvarez dan Alexander Sorloth.
Meski tertinggal margin dua gol, mantan pelatih tim nasional Jerman tersebut yakin Lamine Yamal dan kawan-kawan bisa membalikkan keadaan di leg kedua yang berlangsung di Wanda Metropolitano nanti.
“Kami dalam kondisi yang positif. Kami akan memberikan segalanya nanti. Kami masih mempunyai peluang untuk membalikkan keadaan,” kata Flick.
Barcelona di era Flick memang kerap kali terganjal langkahnya oleh Atletico Madrid asuhan Diego Simeone pada musim ini.
Terakhir, Blaugrana tersingkir di babak semifinal Copa del Rey 2025/2026 setelah kalah agregat 3-4 dari Los Rojiblancos.
Meski demikian, Barcelona juga mempunyai catatan impresif di Liga Spanyol kala bersua Atletico Madrid.
Tercatat El Barca mengantongi dua kemenangan dengan skor 3-1 dan 2-1 dalam dua pertemuan terakhir di Liga Spanyol 2025/2026.
Baca juga: Paris Saint-Germain menang 2-0 atas Liverpool di Parc des Princes
Baca juga: Rui Borges yakin Sporting CP akan balikkan keadaan di markas Arsenal
Penerjemah: Fajar Satriyo
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.