Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia.

"Kami sangat berharap nanti bapak/ibu sekalian juga bisa memanfaatkan data ini dengan baik untuk akselerasi kualitas pendidikan di tanah air," kata Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin dalam peluncuran Program Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Jakarta, Kamis.

Toni mengatakan TKA untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat sejak Senin (6/4) lalu merupakan upaya negara dalam melakukan pemetaan kemampuan siswa, baik dalam literasi, memorisasi, survei karakter, hingga survei pembelajaran.

Selain itu, lanjut dia, TKA juga dilakukan sebagai upaya dalam mengintervensi kesenjangan dalam penguasaan kompetensi dasar, sebagaimana yang terlihat pada skor Programme for International Student Assessment (PISA).

Baca juga: Waktu pengerjaan TKA dinilai sebentar, Kemendikdasmen: Sudah kami uji

"Tingkat kecakapan minimum siswa Indonesia di dalam membaca dan juga matematika masih harus ditingkatkan. Oleh karena itu, saya kira diperlukan langkah yang tidak hanya sistematis dan terarah, tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang sangat concern terhadap hal ini," ujar Toni Toharudin.

Diketahui, hingga hari ini proses TKA masih berlangsung dan dijadwalkan berlanjut hingga 16 April 2026 mendatang.

Pelaksanaan TKA jenjang SMP berlangsung pada tanggal 6-16 April 2026, sementara TKA jenjang SD akan berlangsung pada tanggal 20-30 April 2026.

Setiap peserta akan menjalani ujian TKA dalam dua hari, dengan hari pertama mengujikan mata pelajaran matematika dan numerasi serta survei karakter dan hari kedua mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia literasi dan survei sulingjar (survei lingkungan belajar).

Baca juga: Kemendikdasmen serahkan pemanfaatan TKA untuk SPMB kepada pemda

Pelaksanaan TKA pada hari pertama jenjang pendidikan SMP mengujikan mata pelajaran matematika dan numerasi dengan jumlah soal sebanyak 30 butir dan waktu pengerjaan soal-soal tersebut selama 75 menit.

Setelah mengerjakan mata pelajaran matematika dan numerasi, para peserta mengerjakan survei karakter selama 20 menit.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.