Kami berharap pengerjaannya sesuai petunjuk teknis yang sudah ditentukan, sehingga sekolah itu bisa digunakan dengan baik oleh para murid

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, memperoleh dana revitalisasi sekolah terdampak bencana alam sebesar Rp11 miliar lebih untuk rehabilitasi, pembangunan dan penyediaan fasilitas sekolah dari pemerintah pusat.

"Dana PKS (Perjanjian Kerja Sama) revitalisasi itu untuk enam sekolah Pendidikan Anak Usia Sini (PAUD) dan 9 Sekolah Dasar (SD) yang terdampak bencana," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pasaman Barat Imter Pedri di Simpang Empat, Kamis.

Menurutnya, dari total dana PKS revitalisasi sebesar Rp11.009.417.152 terdiri untuk PAUD sebesar RpRp5.290.801.000 dan untuk SD sebesar Rp5.718.616.152.

Dia mengatakan untuk penetapan sekolah terdampak itu dimulai dari permintaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait sekolah yang terkena bencana alam.

Baca juga: Mendikdasmen prioritaskan perbaiki sekolah rusak akibat bencana

"Setelah kami data, maka kami sampaikan dan langsung diverifikasi ke lapangan oleh tim teknis Kemendikdasmen. Maka diperbolehkan sekolah yang memperoleh bantuan," ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdik Pasaman Barat Idris menjelaskan untuk pengerjaan revitalisasi sekolah itu akan dilakukan dengan sistem swakelola.

"Anggarannya langsung masuk ke rekening sekolah. Dengan sistem pencairan dua kali tahap," katanya.

Baca juga: Kemendikdasmen revitalisasi 116 sekolah di Bireuen

Menurutnya, revitalisasi sekolah itu segera dimulai bagi dananya yang sudah masuk ke rekening sekolah.

"Kami berharap pengerjaannya sesuai petunjuk teknis yang sudah ditentukan, sehingga sekolah itu bisa digunakan dengan baik oleh para murid," ujarnya.

Dia menjelaskan enam PAUD yang memperoleh dana revitalisasi itu adalah TK Al Ikhlas Sasak Ranah Pasisia, TK IT Raudhatul Jannah Sasak Ranah Pasisia, TK Lailil Adnin Sungai Beremas, TK Ceria Maligi Sasak Ranah Pasisia, TK Banjar Bahal Ceria Lembah Melintang, dan TK Mutiara Bunda Sungai Aur.

Sedangkan untuk SD adalah SDN 12, SDN 03, SDN 02 dan SDN 08 Ranah Batahan. Lalu SDN 10 Sungai Beremas, SDN 25 Lembah Melintang, SDN 08 Koto Balingka, SDN 03 Sungai Aur dan SDN 18 Kinali.

Baca juga: Komisi X terus pantau realisasi revitalisasi sekolah terdampak bencana

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.