Jakarta (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia memperkuat kapasitas penegakan hukum dalam menghadapi kejahatan narkotika lintas negara.

"Hal itu antara lain melalui pelatihan teknik investigasi dan penindakan, pada 6-10 April 2026, di Lido Jawa Barat," kata Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menghadapi kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.

“Kolaborasi internasional yang komprehensif, khususnya dalam pertukaran informasi dan intelijen taktis, merupakan kunci fundamental dalam mengakselerasi efektivitas pemberantasan narkotika,” katanya.

Dia berharap pelatihan yang dilaksanakan mampu meningkatkan profesionalisme dan kapasitas personel BNN, khususnya dalam menghadapi dinamika kejahatan narkotika yang terus berkembang.

Baca juga: BNN gandeng Rusia tingkatkan profesionalisme penegakan hukum narkotika

Melalui penguatan kemampuan teknis dan taktis, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan secara optimal.

Lebih dari itu, Suyudi mengatakan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Federasi Rusia diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga melalui pertukaran informasi dan kolaborasi operasional yang berkelanjutan.

Sementara itu, Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang kembali digelar untuk kedua kalinya tersebut.

Ia berharap kegiatan itu tidak hanya menjadi agenda berkelanjutan, tetapi juga berkembang menjadi tradisi kerja sama yang semakin kuat di masa mendatang.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Upaya melawan narkotika hanya dapat dilakukan secara bersama-sama dan melalui pelatihan seperti ini kita dapat memperdalam kemampuan serta memperluas kerja sama,” kata Sergei.

Baca juga: Imipas-BNN kerja sama penegakan hukum hingga rehabilitasi narkotika

Pelatihan tersebut merupakan kedua kalinya diselenggarakan setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada November 2025, sebagai bagian dari keberlanjutan kerja sama antara kedua negara dalam memperkuat kapasitas penegakan hukum di bidang narkotika.

Hubungan bilateral Indonesia dan Federasi Rusia, khususnya dalam pemberantasan narkotika, kian erat melalui kolaborasi antara BNN RI dan Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia dalam penyelenggaraan pelatihan yang diselenggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN.

Pesertanya 37 personel BNN di bidang pemberantasan.

Dengan sinergi yang semakin kuat, kedua negara optimistis dapat mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional demi melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.