Harapannya Program Magang Nasional ini juga harus menjadi salah satu solusi pengentasan TPT, pengangguran terbuka

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berharap Program Magang Nasional menjadi salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia.

“(Harapannya program) Magang (Nasional) ini juga harus menjadi salah satu solusi pengentasan TPT, pengangguran terbuka. Jadi malah berharapnya, kalau wilayah atau daerah tingkat penganggurannya tinggi, maka proporsi magangnya lebih besar, itu harapannya,” ujar Menaker ditemui di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS), TPT pada November 2025 adalah sebesar 4,74 persen, atau turun 0,11 persen poin dibanding Agustus 2025.

Oleh karena itu, Menaker Yassierli juga mengusulkan peningkatan kuota peserta Program Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu orang, setelah tahun lalu berjumlah 100 ribu orang.

Baca juga: Menaker bidik perluasan cakupan daerah dan bidang pada Magang Nasional

Baca juga: Menaker harap kebijakan WFH tidak turunkan produktivitas pekerja

Usulan ini pun, lanjut dia, telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, sembari melakukan pembahasan dan menunggu persetujuan ketersediaan anggaran.

Selain itu, ia juga memastikan peninjauan (monitoring) dan evaluasi Magang Nasional tahap pertama dan kedua terus berjalan dan ditingkatkan.

Adapun saat ini, Program Magang Nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, kementerian dan lembaga.

Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk tahap I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026.

Peserta yang menyelesaikan program selama 6 bulan akan mendapatkan sertifikat magang, sedangkan peserta yang mengikuti lebih dari 3 bulan namun kurang dari 6 bulan akan memperoleh surat keterangan.

Bagi peserta, dokumen ini penting sebagai bekal awal untuk menunjukkan pengalaman dan kesiapan kerja secara lebih meyakinkan.

Baca juga: Menaker perkuat sinergi lintas kementerian hadapi efisiensi anggaran

Baca juga: Menaker usul kuota Magang Nasional 2026 naik jadi 150 ribu peserta

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.