Kami berkomitmen untuk menjalankan program strategis nasional supaya berjalan dengan baik, ketika ada temuan kami minta segera diperbaiki

Cianjur (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cisanrandi II terkait video viral menu yang tidak layak diberikan pada siswa penerima manfaat.

Kepala Dinkes Cianjur Made Setiawan di Cianjur, Kamis, mengatakan dari sidak ke SPPG tersebut pihaknya bersama Ketua Satgas MBG dan Kepala Dinas Pangan Cianjur meminta Kepala SPPG Cisarandi untuk melakukan beberapa perbaikan karena ada sejumlah kekurangan.

Dalam sidak pihaknya menemukan beberapa kekurangan, seperti pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), ruang pengemasan dan tempat pencucian, sehingga harus dilakukan perbaikan agar sesuai dengan ketentuan.

"Kami berkomitmen untuk menjalankan program strategis nasional supaya berjalan dengan baik, ketika ada temuan kami minta segera diperbaiki," katanya.

Baca juga: Dinkes Cianjur investigasi mendalam terkait kasus keracunan siswa

Sedangkan terkait hasil penelusuran rekaman video viral menu di media sosial yang tidak layak dikonsumsi siswa sebagai penerima manfaat, kata dia, masih membutuhkan investigasi mendalam sehingga pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan.

"Penjelasan dari pihak SPPG menyatakan makanan yang tidak layak dalam video hanya satu, sedangkan pada hari yang sama pendistribusian dilakukan dengan total sebanyak 2.799 porsi makanan untuk siswa penerima manfaat," katanya.

Ketua Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Cianjur Sirojudin mengatakan pihaknya segera melakukan investigasi terkait adanya dugaan makanan bermasalah di salah satu SPPG di Cianjur, namun pihaknya masih menunggu laporan resmi dari pengelola.

Baca juga: Satgas MBG Cianjur hentikan sementara dapur SPPG di tiga kecamatan

Bahkan pihaknya akan memastikan kesesuaian menu yang diberikan pada penerima manfaat, termasuk bahan makanan yang digunakan sebelum dan sesudah didistribusikan guna memastikan video viral yang beredar di media sosial.

“Kami masih menunggu laporan dari Kepala SPPG dan melakukan pengecekan ke lapangan, kami segera melaporkan ke pusat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran setelah dilakukan investigasi," katanya.

Sementara itu dalam video yang beredar di media sosial menyebutkan temuan belatung pada menu MBG yang diterima sejumlah siswa dari 297 siswa penerima manfaat di SDN Cisarandi 1, Kecamatan Warungkondang, sehingga mereka tidak menyantapnya.

Baca juga: Tinjau SPPG di Cianjur, Mendukbangga apresiasi pemberdayaan UMKM

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.