Jakarta (ANTARA) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menyatukan puluhan ribu pelari dalam ajang IPB Run 2026 untuk mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan maraton tersebut mengusung tema "Lestari untuk Bumi" yang dirancang sebagai gerakan kolektif melibatkan alumnus, civitas academica, dan masyarakat luas dan akan diselenggarakan pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Rektor IPB University Alim Setiawan pada konferensi pers di Jakarta, Kamis, menegaskan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut yang menjadi ruang inklusif bagi seluruh masyarakat untuk merasakan pengalaman berlari di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Kegiatan ini kami gelar untuk semua kalangan dan kami undang semuanya untuk mencoba merasakan sensasi maraton di kampus. Tak hanya sekadar lari, kami juga mengajak semua kalangan untuk sama-sama menjaga lingkungan," ujar dia.

Ia mengatakan para peserta lari juga turut serta memberikan donasi sebagian uang pendaftaran untuk membantu kalangan mahasiswa yang kurang mampu yang nantinya akan dijadikan beasiswa.

Baca juga: 8 tips gaya hidup ramah lingkungan yang bisa Anda terapkan setiap hari

Menurut dia, kolaborasi antara olahraga, kepedulian lingkungan, dan solidaritas sosial menjadi kekuatan utama dari IPB Run 2026.

Ketua Umum Himpunan Alumni (HA) IPB yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro​​​​​​​ menegaskan kesiapan panitia dalam menyukseskan kegiatan ini.

Ia menyampaikan bahwa HA IPB menargetkan partisipasi besar dari masyarakat, termasuk berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"HA IPB siap menyambut 22 ribu runners di kampus IPB Dramaga. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menyatukan banyak orang dalam satu gerakan," ujarnya.

Ia menilai IPB Run 2026 sebagai kegiatan strategis untuk memperkuat peran alumnus dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.

"IPB Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga gerakan sosial yang memiliki dampak luas. Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa alumni dapat hadir dan berkontribusi secara langsung," katanya.

Ia menambahkan hampir 90 persen Kampus IPB Dramaga, Bogor, merupakan kawasan asri yang didominasi dengan pohon. Para pelari juga akan diberikan satu bibit pohon untuk ditanam di rumah masing-masing sebagai salah satu kontribusi untuk menjaga lingkungan.

"Nanti para pelari kita akan beri satu orang satu pohon, jadi, kurang lebih hampir 20 ribu plus panitia ada 25 ribu, kita akan siapkan pohon yang bisa ditanam di rumah masing-masing, itulah yang membedakan maraton di IPB dengan tempat-tempat lainnya," ucap Fauzi.

Baca juga: Saatnya ekonomi sirkular jadi arus utama

Baca juga: Menteri LH: Tingkat pengelolaan sampah melesat, naik jadi 24,95 persen

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.