Jakarta (ANTARA) - Eksekutif Huawei mengisyaratkan perusahaannya bakal meluncurkan wearable anyar yang tampaknya merupakan kacamata pintar bertenaga kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
Bocoran ini dilakukan oleh CEO Grup Bisnis Konsumen Huawei He Gang yang menampilkan kemampuan kamera gawai tersebut.
Dilaporkan Gizmochina, Selasa (8/4) waktu setempat, He Gang diketahui telah membagikan foto yang diambil menggunakan Huawei AI Glasses yang akan segera dirilis.
Gambar tersebut menyertakan watermark "HUAWEI AI Glasses" yang terlihat jelas.
Baca juga: GAC Hyptec A800 diluncurkan dengan Huawei ADS dan Smart Cockpit
Ini detail kecil, tetapi menegaskan bahwa produk tersebut sudah dalam tahap fungsional, setidaknya secara internal.
Sampel itu sendiri, menampilkan sebuah foto mainan mewah berwarna biru.
Memang tidak dijelaskan banyak hal oleh He Geng namun hal ini menunjukkan bahwa fotografi dasar adalah bagian dari gawai tersebut.
Hal ini juga menunjukkan bahwa Huawei beralih dari kacamata pintar yang sebelumnya berfokus pada audio .
Model baru ini tampaknya menyertakan fitur kamera dan audio, yang membuatnya lebih dekat dengan apa yang telah dicoba oleh perusahaan lain di bidang ini.
Berdasarkan laporan sebelumnya, kacamata tersebut kemungkinan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2026, mungkin sekitar tanggal 21 April, bersamaan dengan produk Huawei lainnya.
Waktu peluncuran tersebut belum dikonfirmasi, tetapi sesuai dengan aktivitas terkini.
Dari sisi perangkat lunak, kacamata ini diharapkan akan menjalankan HarmonyOS, dengan fokus pada integrasi di seluruh perangkat Huawei.
Salah satu fitur yang telah disebutkan adalah terjemahan waktu nyata, yang dapat berguna dalam situasi seperti perjalanan atau rapat.
Terdapat juga tanda-tanda integrasi yang lebih dalam di HarmonyOS 6, di mana opsi "Impor Foto Perangkat" telah ditemukan.
Tampaknya fitur ini memungkinkan foto yang diambil dari kacamata pintar untuk disinkronkan langsung ke ponsel yang terhubung, dengan pembaruan status yang ditampilkan secara real-time.
Fitur ini adalah fitur kecil, tetapi mengisyaratkan bagaimana Huawei memikirkan penggunaan lintas perangkat.
Dari segi desain, kacamata ini diharapkan cukup ringan dan hadir dalam beberapa pilihan warna, termasuk varian silver dan hitam.
Secara keseluruhan, tampaknya Huawei sedang mempersiapkan kacamata pintar yang lebih lengkap fiturnya, tidak hanya mendukung hadirnya audio, tetapi juga memiliki kemampuan fotografi dan fungsi AI dasar.
Detail lebih lanjut akan menjadi lebih jelas setelah perusahaan secara resmi mengumumkan produk tersebut.
Baca juga: Huawei dikabarkan uji teknologi LOFIC untuk lensa telefoto
Baca juga: Huawei Mate 80 Pro Max Wind Edition dilengkapi kipas internal
Baca juga: Huawei Pura 90 series hingga Oppo Find X9 Ultra bakal rilis April 2026
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.