Kunming (ANTARA) - Data resmi dari Bea Cukai Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, China barat daya, menunjukkan bahwa Jalur pengiriman internasional Sungai Lancang-Mekong mencatat lebih dari 9.400 pelayaran kargo dalam 10 tahun terakhir dengan volume kargo impor-ekspor mencapai 1,5704 juta ton, atau senilai 12,718 miliar yuan (1 yuan setara Rp2.505).
Menurut data yang dirilis pada Kamis (9/4), jalur pengiriman di perairan tersebut menangani lebih dari 2.100 jenis barang dan mampu menampung kapal kargo dengan tonase hingga 500 ton.
Pihak bea cukai menyatakan sebagai jalur pengiriman yang menghubungkan China dengan Myanmar, Laos, Vietnam, Thailand, dan Kamboja, Jalur Sungai Lancang-Mekong membukukan peningkatan signifikan dalam hal kapasitas pengangkutan dan memainkan peran yang semakin penting dalam meningkatkan konektivitas dan perdagangan regional.
Data terbaru menunjukkan bahwa total 70.100 ton kargo impor-ekspor diangkut melalui jalur tersebut pada kuartal pertama 2026, naik 8,7 persen secara tahunan (year on year).
Pewarta: Xinhua
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.