Beirut (ANTARA) - Para pejuang Hizbullah Lebanon melakukan 72 operasi tempur melawan Israel pada 9 April, menurut pernyataan kelompok tersebut pada Jumat (10/4).
Hizbullah menyebut 36 upaya serangan Israel dipukul mundur sepanjang hari itu, sementara 31 serangan gabungan dilancarkan ke permukiman Israel hingga jarak 33 kilometer dari perbatasan.
Selain itu, markas besar tentara Israel, tiga pos perbatasan, dan sebuah barak juga diserang.
"Pejuang perlawanan Islam menyerang titik berkumpul pasukan musuh sebanyak lima kali di Kota Bint Jbeil," sebut pernyataan itu.
Setelah gencatan senjata dua pekan antara Iran dan Amerika Serikat diumumkan pada Selasa malam, Hizbullah sempat menangguhkan operasinya terhadap Israel.
Operasi tersebut kembali dilanjutkan pada Kamis setelah Israel melancarkan serangan besar ke Beirut dan kota-kota di Lebanon selatan pada Rabu.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Jerman: Serangan Israel ke Lebanon ancam proses perdamaian kawasan
Baca juga: Lebanon minta bantuan Pakistan untuk setop serangan Israel
Penerjemah: Katriana
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.