Jakarta (ANTARA) - Petarung seni bela diri campuran atau MMA Indonesia Yudi Cahyadi bertekad tidak menyia-nyiakan peluang mewakili Indonesia untuk bersaing di ajang Road to UFC menuju panggung Ultimate Fighting Championship (UFC).
"Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan bersaing di Road to UFC dan saya tidak akan menyia-nyiakan peluang ini untuk tampil menuju panggung UFC," kata Yudi Cahyadi kepada awak media seusai konferensi pers ajang One Pride MMA Fight Night 89 di Jakarta, Jumat.
Yudi Cahyadi terpilih sebagai satu-satunya petarung Indonesia yang mendapatkan kesempatan tampil di Road to UFC kategori non-turnamen yang akan berlangsung di Macau pada akhir Mei mendatang.
Petarung binaan sasana Bandung Fighting Club (BFC) dari Jawa Barat itu mengaku akan berjuang habis-habisan karena kesempatan tersebut membuka jalan untuk tampil di UFC yang merupakan salah satu promotor MMA terbesar di dunia.
"Ini non-turnamen, jadi kalau bisa menang ada peluang dilirik UFC untuk mendapatkan kontrak," katanya.
Yudi Cahyadi akan tampil di kelas bulu (65,8 kg) menghadapi petarung asal China Xie Bin. Ia mengakui lawannya tersebut cukup tangguh karena pernah mengalahkan petarung Indonesia Angga "The Hitman" di ajang One Pride MMA.
Sebelum menghadapi Xie Bin, Yudi Cahyadi yang merupakan juara sementara (interim) kelas bulu One Pride MMA masih harus menjalani pertarungan perebutan gelar melawan Ajuldihamro Simbolon dalam ajang One Pride MMA Fight Night 89 pada Sabtu (11/5).
Oleh karena itu, ia mengaku saat ini masih fokus menghadapi laga perebutan gelar tersebut sebelum melanjutkan persiapan menuju Road to UFC.
"Jadi setelah Fight Night 89 ini, saya harus terus berlatih agar bisa mendapatkan hasil maksimal di Road to UFC nanti," katanya.
Yudi Cahyadi menambahkan persaingan di Road to UFC dipastikan sangat ketat sehingga ia akan meningkatkan intensitas latihan dibandingkan dengan persiapan yang biasa dijalani saat bertanding di One Pride MMA.
Baca juga: One Pride MMA suguhkan dua perebutan gelar pada debut 2026
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.