Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat menargetkan seluruh kelurahan yang berjumlah 56 di wilayah tersebut setop buang air besar sembarangan (BABS) pada Juni 2026.
“Bulan Juni kita akan deklarasi ODF (Open Defecation Free) di Kelurahan Tomang untuk melengkapi 56 kelurahan di Jakarta Barat agar seluruhnya berstatus ODF dan siap menuju Kota Sehat,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat meninjau pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) komunal di Tomang, Jumat.
Menurut Iin, pembangunan fasilitas sanitasi ini mampu mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih bersih dan sehat, terutama dalam menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS).
“Kita ingin masyarakat berhenti buang air besar sembarangan. MCK yang dibangun ini sudah memenuhi standar kesehatan, air bersih tersedia dari PAM Jaya, dan sistem sanitasi juga ditangani secara teknis oleh instansi terkait,” jelasnya.
Ia menjelaskan terdapat tiga titik pembangunan MCK komunal di wilayah Tomang yang menjadi fokus utama.
Tiga titik usulan pembangunan itu yakni di sekitar Waduk Rawa Kepa RW 012 dengan rencana enam bilik MCK, renovasi MCK di RT 007 RW 012 dengan tiga bilik, serta pembangunan septic tank komunal yang ditargetkan dapat menggantikan delapan WC terbuka di wilayah tersebut.
Pembangunan MCK komunal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan sehat sekaligus mendukung deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Kelurahan Tomang.
Sementara itu, Lurah Tomang, Mansur, mengungkapkan bahwa wilayah Kelurahan Tomang memiliki 16 RW dan 173 RT, dengan masih terdapat lima RW yang tercatat memiliki praktik BABS, yakni RW 011, 012, 013, 014, dan 015.
Menurut Mansur, kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya risiko penyebaran penyakit, pencemaran lingkungan, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat. Kendala utama yang dihadapi antara lain keterbatasan lahan, ruang publik, serta anggaran.
“Upaya yang sudah dilakukan antara lain pembangunan MCK komunal di RT 007 RW 012, revitalisasi MCK yang sudah ada, serta pendekatan nonfisik seperti sosialisasi kepada warga dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademisi dan CSR,” ujarnya.
Baca juga: Jakbar genjot penurunan angka stunting lewat perbaikan sanitasi
Baca juga: Kejar target 100 persen ODF, Jakbar bangun toilet komunal di Tomang
Baca juga: Pemkot bangun WC komunal dorong perilaku hidup bersih di Cilincing
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.