Jakarta (ANTARA) - Petinju asal Kuba Osley Iglesias Estrada merebut gelar juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) International Boxing Federation (IBF) pada kemenangan kesembilannya secara beruntun ketika mengatasi Pavel Silyagin di Montreal, Amerika Serikat.
Dalam pertarungan yang disiarkan DAZN melalui kanal YouTube-nya yang dipantau di Jakarta, Jumat, Iglesias mencetak kemenangan atas Silyagin melalui technical knockout (TKO) pada ronde kedelapan.
Tidak butuh waktu lama bagi Iglesias untuk menentukan jalannya pertandingan. Sekitar pertengahan ronde pertama, ia melancarkan pukulan uppercut kanan yang mengguncang Silyagin dan menyebabkan mata kanannya hampir bengkak dan tertutup seketika.
Petinju Rusia itu kemudian bergerak lincah sepanjang sisa ronde, berusaha mencari ruang untuk keluar dari tekanan Iglesias.
Baca juga: Muratalla pertahankan gelar juara IBF dengan bungkam juara Olimpiade
Iglesias tetap mengendalikan jalannya pertandingan di ronde kedua, melancarkan pukulan-pukulan keras sementara Silyagin terus bergerak.
Di ronde ketiga, Silyagin menunjukkan tanda-tanda mulai bangkit kembali, karena ia mampu sedikit memperlambat serangan Iglesias dengan terus bergerak dan mengunci lawannya di jarak dekat sambil melancarkan beberapa pukulan yang cukup berarti.
Namun demikian, pada ronde-ronde selanjutnya Iglesias tetap tampil lebih memukau. Pola itu berlanjut hampir sepanjang pertarungan, saat Silyagin bergerak dan melakukan clinch.
Petinju 32 tahun itu melakukan beberapa gerakan bagus dan sesekali mempertahankan posisinya atau mengambil inisiatif, tetapi tidak sebanding dengan kemampuan Iglesias untuk melepaskan pukulan-pukulan jarak jauh dan mendaratkan pukulan keras.
Baca juga: IBF cabut gelar juara dunia Janibek akibat penggunaan doping
Iglesias mulai memberikan lebih banyak kerusakan di ronde kedelapan saat ia menghujani Silyagin dengan serangan dua tangannya yang membuat lawannya menunjukkan mengalami bengkak di bawah kedua mata dan hidung berdarah saat kembali ke sudut ringnya. Tidak lama kemudian, timnya menghentikan pertarungan.
Dengan kemenangan itu Iglesias bergabung dengan pemegang gelar WBC Christian Mbilli,
Armando Resendiz yang memegang gelar WBA, serta pemenang laga Hamzah Sheeraz melawan Alem Begic akan bertarung memperebutkan gelar WBO yang kosong pada 23 Mei mendatang.
Petinju 28 tahun itu tetap menjaga rekor tak terkalahkan, mencetak 15 kemenangan dengan 14 kemenangan diraih lewat KO/TKO.
Sedangkan, Silyagin harus menelan kekalahan pertama yang membuat noda di rekornya menjadi 16 kemenangan (tujuh KO), satu kekalahan, dan satu hasil seri.
Baca juga: IBF cabut pengakuan pertarungan Jai Opetaia lawan Brandon Glanton
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.