Moskow (ANTARA) - Lebanon, melalui perantara AS, meminta Israel untuk menangguhkan serangan terhadap wilayahnya menjelang perundingan, menurut laporan Axios mengutip beberapa sumber.
AS mendukung permintaan Lebanon dan menuntut Israel untuk menerimanya, tetapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum membuat keputusan terkait masalah itu, menurut publikasi yang mengutip dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Pada Kamis, kantor Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah menginstruksikan kabinetnya untuk memulai perundingan langsung dengan Lebanon, yang bertujuan untuk melucuti senjata gerakan Syiah Hizbullah dan membangun perdamaian antara kedua belah pihak.
Menyusul laporan tentang gencatan senjata selama dua minggu antara Iran dan AS, termasuk penghentian permusuhan di Lebanon, Hizbullah menangguhkan operasi terhadap Israel.
Namun, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Beirut dan kota-kota di Lebanon selatan pada Rabu, sehingga gerakan tersebut membalas serangan tersebut pada Kamis.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Sekjen PBB desak AS dan Iran beriktikad baik dalam perundingan
Baca juga: Delegasi Iran tunda datang ke Islamabad karena Israel serang Lebanon
Baca juga: Pakistan minta AS libatkan Wapres JD Vance dalam dialog dengan Iran
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.