Yogyakarta (ANTARA) - Komisi VIII DPR memastikan seluruh rangkaian persiapan layanan haji di Daerah Istimewa Yogyakarta telah matang, mencakup kesiapan infrastruktur hingga optimalisasi koordinasi petugas guna menjamin kelancaran pemberangkatan jamaah pada 22 April mendatang.

"Persiapan di DIY in syaa Allah sudah siap," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko saat meninjau pemantapan kelompok terbang jamaah asal Kabupaten Gunungkidul, di Asrama Haji Yogyakarta, Sabtu.

Singgih menyatakan kesiapan tersebut juga didukung oleh keberhasilan DIY sebagai pelopor embarkasi berbasis hotel yang dinilai lebih efisien secara operasional dan memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.

"Jogja itu embarkasi pertama yang berbasis hotel. Harapan kita nanti kita lihat karena memang ini baik. Tidak usah pakai asrama haji, karena biaya negara untuk merawat, operasional," ujar Singgih.

Legislator tersebut menambahkan optimalisasi layanan ini juga dibarengi dengan kebijakan penambahan kuota yang berhasil memangkas masa tunggu jamaah DIY menjadi enam tahun lebih cepat.

"DIY sendiri ada penambahan kuota 10 sampai 20 persen karena yang harusnya masa tunggu 32 tahun, maju menjadi 26 tahun," jelas Singgih terkait jadwal keberangkatan jamaah pada 22 April mendatang.

Baca juga: Wamenhaj nilai Bank Sumut lebih maju karena gelar manasik haji akbar

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Gunungkidul Taufik Ahmad Soleh melaporkan kesiapan 361 jamaah kloter 10 yang telah menerima pembekalan intensif mengenai manasik serta teknik menjaga kebugaran fisik selama perjalanan.

"Untuk jamaah haji Gunung Kidul yang ikut pemantapan ini, ada 361 yang tergabung dalam kloter 10, yang terdiri dari 354 calon haji dan 6 petugas haji," kata Taufik.

Taufik mengimbau para calon jamaah untuk menjaga stabilitas mental dan disiplin dalam pola konsumsi air guna mencegah dehidrasi ekstrem selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

"Imbauannya, tentu yang paling utama adalah menjaga stabilitas mental, pikiran, dan hati untuk kita loss bahwa semuanya sudah diberikan kemudahan oleh Allah," kata Taufik.

Untuk jumlah calon jamaah haji DIY pada tahun ini sebanyak 9.320 dengan 104 di antaranya petugas dan seluruhnya akan diberangkatkan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mulai tanggal 21 April (masuk embarkasi hotel) dan terbang 22 April dan terakhir pemberangkatan tanggal 21 Mei 2026.

Baca juga: Wamenhaj tinjau kesiapan layanan kesehatan haji di Makkah

Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.