Jakarta (ANTARA) - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menilai program makan bergizi gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemulihan gizi anak bangsa melainkan memicu perputaran roda perekonomian di masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Ace berdasarkan kajian yang telah dilakukan Lemhannas terhadap program MBG.
"Kami meyakini bahwa dengan program MBG, justru ini bisa menjadi stimulasi bagi tumbuhnya ekonomi di masyarakat," kata Ace saat jumpa pers di kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Sabtu.
Menurut Ace, perputaran roda perekonomian itu terjadi karena seluruh bahan baku MBG berasal dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dikelola masyarakat.
Dia menilai UMKM mengambil bahan baku dari peternak, petani, hingga nelayan setempat untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk MBG.
Jika aktivitas ini terus berjalan dengan masif, Ace meyakini masyarakat akan merasakan dampak ekonomi yang cukup besar dari MBG.
"Tentu dalam proses operasionalnya dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah pusat sebagai leading sector melalui BGN," katanya.
Ace berharap program MBG bisa terus berjalan di seluruh wilayah Indonesia demi tercapainya cita-cita Presiden Prabowo membentuk SDM dan ekonomi Indonesia yang unggul.
Baca juga: Lemhannas dukung upaya Prabowo cari suplai bahan bakar ke Rusia
Baca juga: Pemerintah percepat pemulihan UMKM terdampak bencana lewat MBG
Pewarta: Walda Marison
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.