Jakarta (ANTARA) - Xiaomi mungkin dikenal sebagai perusahaan teknologi, tapi kali ini perusahaan membuat gebrakan unik dengan merilis es krim layaknya gadget dan menghadirkan tiga varian yaitu es krim Standar, Pro, dan Max.
Es krim ini dikembangkan secara internal oleh Xiaomi untuk dipasarkan di kantinnya dan dikenalkan dalam Konferensi Values 2026.
Mengutip laporan Gizmochina, Minggu (12/4) waktu setempat, hal yang menarik dari es krim ini adalah Xiaomi tidak meninggalkan akar teknologinya dan memberikan penamaan pada produk kuliner ini selayaknya inovasi canggih besutannya.
Membedah perbedaan masing-masing es krim, untuk edisi Standar Xiaomi hanya menghadirkan es krim cone dengan harga yang sangat kompetitif yaitu 5,99 yuan (sekitar Rp15 ribu).
Jika ingin versi yang lebih lengkap, maka varian Pro dapat menjadi pilihan menarik dengan tambahan satu buah kue seharga 6,99 yuan (Rp17 ribuan).
Baca juga: Enam es jadul yang mampu membangkitkan kenangan masa kecil
Varian tertinggi yaitu es krim Max hadir untuk mereka yang menyukai rasa manis maksimal dengan tambahan kue tidak hanya satu tapi tiga kue dibanderol seharga 8,99 yuan (sekitar Rp22 ribu).
Es krim ini dikenalkan dan dikembangkan resepnya oleh Chef dari kantin Xiaomi Bing Jiabao.
Xiaomi mengatakan Bing mendapat inspirasi dari es krim berbahan dasar tahu dan menciptakan produk tersebut dengan bereksperimen menggunakan millet atau dikenal juga sebagai jewawut.
Setelah tiga kali percobaan, Bing menyempurnakan prosesnya. Metode ini dimulai dengan mengukus millet, mengubahnya menjadi pasta yang dicampur dengan susu, dan diakhiri dengan taburan biji millet.
Xiaomi mengatakan resep ini memecahkan tantangan untuk memberikan rasa yang lebih kuat pada millet.
Foto-foto menunjukkan mesin pembuat es krim yang digunakan di kafetaria dengan merek Mengniu, sebuah perusahaan susu terkenal di China, yang mengindikasikan adanya kolaborasi.
Xiaomi telah mengoperasikan kafetaria internalnya sejak 2015, dengan semua koki dan staf berstatus sebagai karyawan tetap yang menerima tunjangan standar perusahaan.
Peluncuran es krim Xiaomi langsung menjadi tren di media sosial. Beberapa komentator online bercanda tentang absennya versi Ultra atau menyarankan untuk menambahkan Edisi Lite.
Xiaomi mengonfirmasi bahwa es krim dengan tiga varian itu terjual habis dengan cepat setelah diluncurkan.
Baca juga: Santriwati PPI AMF buat es krim dari daun kelor untuk cegah stunting
Baca juga: Es krim premium dengan tampilan cantik pikat hati konsumen China
Baca juga: Mahasiswa UI ciptakan bisnis es krim kaya nutrisi dari sayur caisim
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.