Semarang (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyebutkan bahwa program revitalisasi sekolah akan bertambah sebanyak 60.000 unit pada tahun ini.

"Insya Allah sesuai dengan janji Pak Presiden akan ada tambahan 60.000 satuan pendidikan untuk tahun ini," katanya pada Peresmian Revitalisasi 45 Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2025 di Kompleks Pondok Pesantren Al Ittihad, Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang, Senin.

Program revitalisasi sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2025 melampaui target, dengan realisasi 16.167 satuan pendidikan dari target awal 10.440 unit.

Baca juga: Kemendikdasmen: 19 sekolah di Karangasem selesai revitalisasi

"Insya Allah di tahun ini tetap ada program revitalisasi. Mudah-mudahan anggarannya bisa disetujui DPR dan lebih banyak lagi yang bisa kita perbaiki di tahun 2026," katanya.

Ia mengatakan bahwa revitalisasi sekolah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah di Indonesia.

"Juga sudah diberikan bantuan interaktif flat panel kepada sekolah yang ada di Kabupaten Semarang. Mudah-mudahan dengan bantuan ini kegiatan pembelajaran dapat lebih baik dan pendidikan kita lebih berkualitas," katanya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebutkan setidaknya ada 45 satuan pendidikan di wilayah tersebut yang mendapatkan program revitalisasi dari Kemendikdasmen.

"Jumlahnya (anggaran revitalisasi sekolah) sekitar Rp13,6 miliar di Kabupaten Semarang tahun 2025. Kami juga baru usul lagi sama beliau di tahun 2026, supaya nanti bisa mendapatkan kembali," katanya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah yang mendapatkan program revitalisasi memiliki sejumlah persyaratan ketat, terutama kondisinya betul-betul rusak parah.

"Program yang bagus ini tentunya sangat bermanfaat betul untuk anak-anak kita dalam proses belajar mengajar. Sekolahnya nyaman, juga bersih, indah, dan rapi," katanya.

Baca juga: Program revitalisasi sekolah serap 238 ribu tenaga kerja lokal

Baca juga: Pemerintah usul tambahan anggaran revitalisasi sekolah Rp89,5 triliun

Untuk tahun ini, kata Ngesti, pihaknya akan mengajukan kembali revitalisasi sekolah dengan memetakan satuan pendidikan yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan program tersebut.

"Tahun ini, kami mengajukan kembali ke kementerian, sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh kementerian. Harapan kami dapatnya lebih banyak lagi," katanya.

Pada kesempatan itu, Mendikdasmen dan jajaran terkait juga meninjau pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) di SMP Plus Al Ittihad, Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.